Gempa Bumi Palu

Korem 081/Dhirotsaha Jaya Gelar Doa Bersama di Madiun untuk Korban Gempa Palu dan Donggala

Hari ini kami menggelar istighosah dan dzikir bersama sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT untuk meringankan beban korban

Korem 081/Dhirotsaha Jaya Gelar Doa Bersama di Madiun untuk Korban Gempa Palu dan Donggala
surya/rahadian bagus priambodo
Sekitar 900 anggota Komando Resort Militer 081/Dhirotsaha Jaya mengikuti istighosah dan dzikir bersama di masjid Masjid Agung Baitul Hakim, Kota Madiun, Rabu (10/10/2018) pagi. 

SURYA.co.id | MADIUN - Komando Resort Militer 081/Dhirotsaha Jaya menggelar acara istighosah dan dzikir bersama di Masjid Agung Baitul Hakim, Kota Madiun, Rabu (10/10/2018) pagi.

Kasrem 081/DSJ, Letkol Inf Agus Faridianto menuturkan kegiatan doa bersama ini ditujukan bagi korban bencana gempa bumi di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

"Hari ini kami menggelar istighosah dan dzikir bersama sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT untuk meringankan beban korban dan mendoakan korban yang tertimpa musibah gempa bumi di, Lombok, Donggala dan Palu," kata Agus sebelum acara dimulai.

Doa bersama yang diikuti sekitar 900 anggota TNI dan Polri, serta Forkopimda Kota dan Kabupaten Madiun ini bertujuan untuk meminta pertolongan agar dijauhkan dari bala bencana.

"Kegiatan hari ini juga sekaligus untuk menjalin silaturahmi, sesama prajurit TNI, Polri, komponen masyarakat, pemerintah daerah. Kami berharap terjalin komunikasi yang baik," katanya.

Acara istighosah dan dzikir dipimpin Ketua Pengurus Cabang NU Kabupaten Madiun, KH Ahmad Mizan Basyari.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, dan Wali Kota Madiun terpilih Maidi, juga hadir dalam acara doa bersama pagi itu.

Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada 28 September 2018, pukul 17.02 di 0.18 Lintang Selatan dan 119.85 Bujur Timur atau 27 kilometer timur laut Donggala.

Hingga Selasa (9/10/2018) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menyebabkan 10.679 orang luka-luka dan korban meninggal mencapai 2.010 orang.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved