Breaking News:

Berita Sidoarjo

Tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo Ambles, Alat Berat Sudah Naik Tapi Belum Ada Perbaikan

Dua alat berat telah didatangkan ke atas tanggul lumpur Lapindo Sidoarjo yang ambles beberapa waktu lalu. Tetapi belum ada perbaikan

surabaya.tribunnews.com/m taufik
Dua alat berat di atas tanggul dipakai untuk meratakan tanah 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Ada pemandangan berbeda di lokasi tanggul lumpur Lapindo Sidoarjo yang ambles.

Dua unit alat berat sudah nangkring di atas tanggul, Selasa (9/10/2018).

Namun alat berat yang berada di atas tanggul di titik 67 itu hanya melakukan pemerataan tanah di atas tanggul yang terlihat tidak rata. Belum melakukan perbaikan terhadap tanggul yang ambles.

Menurut Humas PPLS (Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo) Hengki Listria Adi, alat berat itu memang hanya meratakan tanah di atas tanggul.

"Sementara perbaikan terhadap tanggul yang ambles belum bisa dilakukan. Masih menunggu air di dalam tanggul debitnya turun," kata Hengki.

Baca: Setiap Bulan Tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo Ambles 6 Centimeter di Sejumlah Titik

Baca: Tanggul Lumpur Lapindo Sidoarjo yang Ambles Belum Bisa Diperbaiki, Ini Penyebabnya

Ketika air sudah turun sampai satu meter, baru perbaikan tanggul ambles bisa dilakukan. Sementara saat ini, air masih turun di kisaran 40 centimeter.

Di lokasi, sejak siang tadi juga terlihat sejumlah pekerja membuat akses baru ke atas tanggul. Akses itu dimaksudkan untuk jalur pengangkutan material ke atas tanggul.

Kapan perbaikan tanggul yang ambles dilakukan? Hengki masih belum bisa memastikan. Menurut dia pekerja masih menunggu debit air turun.

"Saat ini ketinggian air masih 6 meter. Kalau sudah lima meter kami benahi," jelasnya.

Tanggul di sana ambles sejak Jumat (5/10/2018) lalu. Ambles sampai lima meter hingga mengakibatkan air dan lumpur meluber keluar tanggul.

Kondisi itu membuat warga sekitar resah. Yakni warga Dusun Polo Gunting, Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Mereka bahkan sebagian sudah siap untuk mengungsi jika sewaktu -waktu lumpur meluber ke permukiman.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved