Berita Lamongan

Sejak Dibuka Pedaftaran CPNS 2018, Pemohon Kartu Kuning di Disnaker Lamongan Naik Tajam

Pemohon Ak-1 atau kartu kuning di Kabupaten Lamongan Jawa Timur mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

surya.co.id/hanif manshuri
Pemohon Ak-1 di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, Selasa (9/10/2018). 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Pemohon Ak-1 atau kartu kuning di Kabupaten Lamongan Jawa Timur mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Kenaikan mencolok setelah adanya formasi rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lamongan, Moh Kamil mengungkapkan adanya kenaikan jumlah pemohon Ak-1 atau kartu kuning.

Jumlah pemohon Ak-1 memang naik drastis dari sebelum ada formasi rekrutmen CPNS.

"Ya memang pemohon Ak-1 naik drastis," ungkapnya. ucapnya.

Kenaikan jumlah pemohon Ak-1 atau kartu kuning ini lebih dari seratus persen jika dibandingkan pada hari biasanya.

Biasanya rata-rata setiap harinya hanya 20 hingga 30 pemohon, kalau sekarang bisa mencapai 50 hingga 100 pemohon setiap harinya. "Lonjakan ini luar biasa,"kata Kamil.

Pihaknya memastikan, naiknya jumlah pemohon Ak-1 ini diperkirakan karena dibukanya pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018.

Sudah satu minggu lebih jumlah pemohon Ak-1 mengalami kenaikan, sejak dibukanya pendafrtaran CPNS.

Kamil menambahkan, pengurusan Ak-1 ini tidak dibebani biaya apapun alias gratis.

Ifah (24) salah seorang pemohon Ak-1 asal Glagah Lamongan mengaku sengaja mengurus Ak-1 untuk memenuhi syarat saat mendaftar CPNS.

"Rencana mau ikut CPNS di Gresik formasi sesuai dengan jurusan kuliah yang saya tempuh," katanya.
Ifah mengaku mengurus kartu Ak-1 ini sebagai persiapan persyaratan rencana dirinya daftar CPNS."Doakan ya, lulus," ungkapnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved