Berita Blitar

Pemkot Blitar dan Pemprov Jatim 'Rebutan' Pengelolaan Aset SMAN 1 Kota Blitar, KBM Terganggu?

Terjadi tarik ulur antara Pemkot Blitar dan Pemprov Jatim terkait pengelolaan aset tanah untuk sarana KBM siswa di SMAN 1 Kota Blitar

Pemkot Blitar dan Pemprov Jatim 'Rebutan' Pengelolaan Aset SMAN 1 Kota Blitar, KBM Terganggu?
surya/samsul hadi
Kondisi bangunan aula SMAN 1 yang berada di barat gedung sekolah itu tetap dikelola oleh Pemkot Blitar. Pihak SMAN 1 ingin gedung itu bisa dikelola kembali sekolah. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pengambilalihan pengelolaan SMAN 1 Kota Blitar oleh Pemprov Jatim masih menyisakan masalah. Terjadi tarik ulur antara Pemkot Blitar dan Pemprov Jatim terkait pengelolaan aset tanah untuk sarana kegiatan belajar-mengajar (KBM) siswa di SMAN 1 Kota Blitar.

Berdasarkan perubahan Berita Acara Serah Terima (BAST) Personel, Sarana dan Prasarana dan Dokumen Bidang Pendidikan dari Pemkot Blitar menyebutkan aset tanah yang diserahkan ke provinsi hanya aset tanah SMAN 1. Sedangkan, aset tanah untuk lapangan, aula, dan kantor Dinas Pendidikan (Dindik) di SMAN 1 dikelola oleh Pemkot Blitar.

Dalam perubahan BAST itu juga disebutkan telah dilakukan pemecahan bidang tanah sejumlah aset itu. Rinciannya, lapangan seluas 16.493 meter persegi, aula seluas 3.881 meter persegi, kantor dinas pendidikan seluas 5.111 meter persegi, dan SMAN 1 seluas 32.893 meter persegi.

Pengelolaan sejumlah aset di SMAN 1 oleh Pemkot Blitar itu berdampak pada KBM siswa.

Selama ini, siswa memanfaatkan lapangan dan aula untuk kegiatan belajar indoor dan outdoor.

Untuk itu, pihak sekolah mengirim surat permohonan pengembalian aset ke DPRD Kota Blitar yang ditandatangani Kepala SMAN 1 Kota Blitar, Ahmad Damanhuri.

Dalam surat permohonan itu disebutkan, aset yang digunakan untuk kegiatan belajar mengajar di SMAN 1 Kota Blitar seluas 58.900 meter persegi.

Aset tanah seluas itu berdasarkan sertifikat dengan pemegang hak atas nama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Tetapi, aset tanah di SMAN 1 yang disampaikan ke Provinsi Jatim hanya seluas 32.893 meter persegi. Sisanya, seluas 26.007 meter persegi keberadaannya tidak jelas.

Saat dikonfirmasi masalah itu, Kepala SMAN 1 Kota Blitar, Ahmad Damanhuri, enggan menjelaskan secara rinci.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved