Entertainment

Ahmad Dhani Ungkap Nasib Dewa 19 Setelah Dirinya Terjun Berpolitik

Terjunnya Ahmad Dhani membawa dampak luar biasa bagi grup band yang lahir di Surabaya ini.

Ahmad Dhani Ungkap Nasib Dewa 19 Setelah Dirinya Terjun Berpolitik
Surabaya.Tribunnews.com
Ahmad Dhani saat berada di Polda Jatim 

SURYA.co.id | JAKARTA - Pentolan utama grup band Dewa 19, Ahmad Dhani kini menekuni politik praktis. Terjunnya Ahmad Dhani membawa dampak luar biasa bagi grup band yang lahir di Surabaya ini.

Dampak yang diterima Dewa 19 setelah Ahmad Dhani berkiprah di politih di bawah payung Partai Gerindra, yakni sponsor menyajuh. Sponsor yang awalnya tertarik bekerja sama dengan Dewa 19, memilih mengurungkan niatnya.

Dilansir Surya.co.id dari Kompas.com, Ahmad Dhani merasakan betul pengaruhnya terhadap sponsor. Dia mengaku Dewa 19 banyak kehilangan sponsor pasca dirinya secara resmi berpolitik.   

"Pernah ada perusahaan roti mau sponsorin Dewa 19, ada Ahmad Dhani-nya (enggak jadi). Banyak sebenarnya sponsor-sponsor mundur karena ada Ahmad Dhani-nya," kata Dhani dikutip Kompas.com.

"Nah, itu kan konsekuensi ketika artis masuk politik, memang seperti itu konsekuensinya," ucap Dhani.

Dhani mengatakan, saat ini Dewa 19 juga tidak bisa leluasa menggelar konser di sejumlah daerah di Indonesia karena ada namanya.

"Ada beberapa polda yang memang tidak memberikan izin untuk saya manggung. Tapi ada beberapa polda yang memberikan izin," aku Dhani.

Mendapat larangan menggung bersama Dewa 19, Dhani mengaku tidak akan melawan demi kebaikan bersama.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani dan istrinya, Mulan Jameela kini terjun aktif ke dunia politik.

Pasutri itu kini aktif sebagai kader Partai Gerindra. Mereka berdua juga tercatat mendaftar sebagai  bakal calon angota legislatif dari Gerindra.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ahmad Dhani: Sejak Saya Berpolitik, Dewa 19 Kehilangan Banyak Sponsor", https://entertainment.kompas.com/read/2018/10/09/051200510/ahmad-dhani--sejak-saya-berpolitik-dewa-19-kehilangan-banyak-sponsor.

Editor: Fatkhul Alami
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved