Berita Surabaya

Menteri BUMN Rini Soemarno Resmi Tutup Pameran IBD Expo 2018

Sebelumnya Rini batal membuka pameran pada Rabu (3/10/2018) lalu, kemudian dibuka Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution

Menteri BUMN Rini Soemarno Resmi Tutup Pameran IBD Expo 2018
SURYA.co.id/Sugiharto
Menteri BUMN, Rini Soemarno, saat melakukan kunjungan di stan-stan peserta pameran IBD Expo 2018 di Surabaya, Sabtu (6/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAY - Menteri BUMN Rini Soemarno secara resmi menutup Indonesia Business and Development (IBD) Expo 2018 atau Pameran BUMN di Grand City, Surabaya, Sabtu (6/10/2018).

Sebelumnya Rini batal membuka pameran pada Rabu (3/10/2018) lalu, kemudian dibuka Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution.

Kehadiran Rini diwarnai dengan flash mob bersama dengan jajaran direktur BUMN. Diiringi Meraih Bintang yang juga menjadi lagu resmi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang lalu.

Dalam Sambutannya, Rini berharap generasi milenial terus memberi masukan kreatif dan inovatif kepada BUMN, agar tetap bertahan hingga ratusan tahun ke depan.

"Generasi milenial sekarang harus memberi semangat berupa masukan yang kreatif dan inovatif, dan saya yakin mereka mampu membantu BUMN," kata Rini, yang juga memberikan materi dalam "cangkrukan" milenial dan bincang bersama Menteri BUMN di sela penutupan.

Pemikiran yang dimiliki anak-anak muda saat ini akan sangat bermanfaat sekaligus membuat perusahaan-perusahaan BUMN bertahan, bahkan lebih meningkat lagi.

Sejak empat tahun lalu dipercaya menjadi pembantu Presiden sebagai menteri, ia mengaku ingin memperkuat BUMN sehingga bertahan dan berlanjut sehingga harus dipersiapkan sejak sekarang ini.

Terlebih, keadaan yang terus berubah dan berkembang, khususnya di bidang teknologi yang disebutnya pimpinan maupun direksi BUMN saat ini harus mendapat pendampingan dan diingatkan oleh anak muda agar tidak salah memanfaatkannya.

"Generasi milenial sangat penting untuk membuat perusahaan lebih maju, sebab masukan-masukannya untuk membuat seperti apa dan menjadi bagaimana harus dipikirkan sejak sekarang," ungkapnya.

Kendati demikian, ia berharap kepada direksi dan pimpinan perusahaan BUMN yang disebutnya termasuk golongan pasca-milenial untuk tetap semangat dan mengikuti perkembangan, terlebih tenaga dan pemikirannya masih sangat dibutuhkan.

"Mereka yang generasi pasca-milenial diperlukan ilmunya dan mengajarkan ke anak-anak muda bagaimana menjadi pemimpin yang baik dan membawa perusahaan menjadi hebat," katanya.

Sementara itu, IBD Expo kali ini merupakan gelaran kali ketiga yang diikuti sekitar 106 BUMN, ditambah beberapa Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) serta perusahaan swasta nasional maupun internasional.

Pameran yang diinisiasi Kementerian BUMN bersama klaster media BUMN yang tergabung dalam "National Publishing and News Corporation" (NPNC) tersebut digelar pada 3-6 Oktober 2018 dan diharapkan mampu menunjukkan kepada masyarakat mengenai kiprah strategis BUMN yang tak pernah berhenti membangun negeri.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved