Breaking News:

Berita Surabaya

Mulai April 2019 Hitech Mall Jadi Gedung Siola 2, begini Reaksi Para Pedagang 

Hitech Mall mulai 2019 besok tak lagi menjadi pusat perdagangan laptop dan komputer, serta barang gadget lainnya.

surya/pipit
Foto ilustrasi: Ratusan pedagang Hitech Mall demo terkait rencana pentupan mal tersebut untuk gedung kesenian, Selasa (20/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hitech Mall mulai April 2019  tak lagi menjadi pusat perdagangan laptop dan komputer.

Pemkot berencana menjadikan ikon pusat perdagangan elektronik terbesar di Surabaya itu menjadi kantor pusat layanan masyarakat. Akan menjadi Gedung Siola 2.

 Bagaimana reaksi dan respons para pedagang Hitech Mall atas rencana itu? 

Surya.co.id berusaha menemui sejumlah pedagang termasuk yang puluhan tahu menempati stan di mal tersebut.

"Banyak suka dan duka. Tapi rencana pengambilalihan ke Pemkot ini membuat kami resah," kata Roni, salah satu pedagang. 

Namun, kebanyakan pedagang merasa masih punya waktu untuk mempersiapkan diri. Sebab pengambilalihan masih April 2019g.

"Bisa saja Pemkot berubah pikiran tetap menjadikan pusat perdagangan," kata Rudi Abdullah, ketua Paguyuban Pedagang Hitech Mall.

Sementara kebanyakan pedagang yang lain berharap mereka tetap menginginkan berjualan di Hitech Mall. Selain menjadi kantor layanan, pedagang tetap mendapat tempat untuk tetap jualan di mal yang sama. 

Sebenarnya saat ini ada beberapa pedagang yang sudah mulai pindah. Namun ternyata di tempat yang baru juga tidak mudah mencari pembeli.

"Malah bahyak pula yang kembali ke sini," ujar Roni.

Informasi yang diterima pedagang, PT Sasana Boga selaku induk semang para pedagang pernah menyampaikan rencana mereka tetap menjadi mitra pengelola ini.

Para pedagang itu akan menempat mal lain yang akan dijadikan sentra komputer dan laptop baru. 

"Kami mau diajak pindah ke salah satu mal. Tetap kami di bawah pengelolaan PT Sasana Boga.

Tapi kami terus terang masih menunggu keputusan Bu Risma (wali kota Surabaya). Selama Bu Risma belum memutuskan, kami menganggap belum final," kata Rudi.  

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved