Lapor Cak

Kendaraan Saling Serobot hingga Lawan Arus Kerap Terjadi di Jalan Protokol Surabaya

Saling serobot tanpa mempedulikan marka jalan hingga menerobos Traffic Ligth lazim terjadi di ruas jalan protokol Kota Surabaya.

Kendaraan Saling Serobot hingga Lawan Arus Kerap Terjadi di Jalan Protokol Surabaya
surya.co.id/mohammad romadoni
Kendaraan melawan arus masih sering dijumpai di jalanan protokol Surabaya. 

"Banyak ojek online yang parkir sembarangan di sepanjang jalan Frontage A Yani, kami tilang itu melanggar lalu lintas karena membahayakan kendaraan lainnya," paparnya.

Deny melanjutkan, pelanggaran menerobos lampu merah dan melawan arus juga marak di jalan seputar Rolak, Karah Jambangan Surabaya.

"Pelanggaran didominasi pengendara motor melawan arus di simpang tiga Rolag," terangnya.

Menurut dia, ada juga pelanggaran yang tidak 'kasat mata', misalnya tidak pakai helm, tidak pakai sabuk pengaman Seat Belt, mengemudi dalam kondisi pengaruh alkohol dan lainnya.

Namun paling sering pelanggaran lalu lintas dan rambu larangan berhenti, belok maupun putar balik.

Menurut dia, paling banyak pelanggaran lawan arus jalan di Frontage sisi timur depan kampus IAIN Surabaya. Pengendara motor rata-rata mahasiswa melaju di sisi jalan ke utara melawan arus menuju kampusnya.

"Kebanyakan alasan pelanggar lalu lintas lawan arus di Frontage IAIN, karena lebih dekat kalau lewat jalan sebenarnya memutar jauh," jelasnya.

Miazani (27) warga Tambaksari Surabaya mengatakan seringkali melanggar traffic ligth lantaran terburu-buru berangkat bekerja. Dia melanggar lalin karena mengejar waktu untuk sampai di tempat kerjannya dan terkadang saat macet.

Namun Ia sadar jika perbuatannya itu salah dan melanggar tata tertib safety berlalu lintas di jalan raya. Pelanggaran lalin bisa berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

"Pernah melanggar lalin itupun terpaksa kalau ditilang yang pasrah kan memang salah, tapi itu gak sering saat kepepet saja kok," ucapnya. 

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved