Kebohongan Ratna Sarumpaet

AS Hikam Sebut Kebohongan Ratna Sarumpaet Usaha Nyata Pecah Belah Bangsa

Pengamat Politik Universitas Presiden, Muhammad AS Hikam menilai hoaks Ratna Sarumpaet salah satu usaha nyata memecah belah bangsa Indonesia.

AS Hikam Sebut Kebohongan Ratna Sarumpaet Usaha Nyata Pecah Belah Bangsa
SURYA.co.id/Sofyan Arif Candra Sakti
Muhammad A S Hikam saat menjadi keynote speaker dalam seminar di Universitas Katolik Widya Mandala, Surabaya, Kamis (4/10/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengamat Politik President University, Muhammad AS Hikam menilai hoaks pengeroyokan Ratna Sarumpaet salah satu usaha nyata memecah belah bangsa Indonesia.

Apalagi hoaks tersebut terjadi di tengah tahun politik jelang Pilpres 2019, identitas kelompok semakin kuat, sehingga menyebabkan antarkelompok mudah saling menyalahkan.

"Usaha untuk memecah belah yang dulunya tidak terpikirkan, saat ini bisa saja terjadi. Seperti skandal Ratna Sarumpaet itu. Menurut saya, tidak ada yang lebih mengerikan dari itu," ujar AS Hikam saat ditemui di Universitas Katolik Widya Mandala, Jalan Dinoyo, Surabaya, Kamis (4/10/2018).

Menurut mantan ketua DPP PKB ini, perbuatan Ratna Sarumpaet keterlaluan karena dengan gagahnya berani berbohong di depan publik yang didasari dengan muatan politik.

"Tapi sebagai seorang feminis, saya juga tidak terlalu senang dengan cara menghadapi Ratna Sarumpaet oleh kelompok yang ia dukung," lanjut AS Hikam.

Menurut mantan menteri riset dan teknologi ini, membaca perkembangan kasus Ratna Sarumpaet, seolah-olah yang salah pada kasus tersebut hanyalah Ratna Sarumpaet seorang.

"Itu tidak fair, harus ada pertanggungjawaban juga dari mereka yang didukung itu," bebernya.

Sebab, jika hoaks tersebut tidak terbongkar, kelompok yang didukung Ratna Sarumpaet akan mendapatkan keuntungan dari kasus tersebut.

Namun, saat kasus hoaks tersebut terbongkar seolah kelompok yang didukung langsung 'cuci tangan', bahkan ikut menyalahkan Ratna Sarumpaet. (Sofyan Arif Candra Sakti)

Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved