Breaking News:

Berita Pendidikan Surabaya

BOS Triwulan Ketiga Baru Cair, Dindik Jatim Sebut Pencairan Berjalan Wajar

Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan ketiga SD dan SMP di Jawa Timur baru cair hari ini, Rabu (3/10/2018).

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Parmin
surya/sulvi sofiana
Kepala Dindik Jatim, Saiful Rachman dan Sekretaris Ramliyanto dalam sebuah acara. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan ketiga SD dan SMP di Jawa Timur baru cair hari ini, Rabu (3/10/2018).

Padahal triwulan ketiga terhitung mulai Juli hingga September, sehingga bisa dikatakan dana BOS diterima sekolah baru pada triwulan keempat.

Selama menunggu pencairan dana BOS, pembiayaan operasional sekolah yang mengandalkan dana BOS harus ditutupi oleh pinjaman. 

Sekretaris Dindik Jatim, Ramliyanto menyebut pencairan dana BOS memang membutuhkan proses melewati berbagai bidang, dan pencairan saat ini terbilang wajar.

 Ia menjelaskan, setelah dana BOS diterima dari pusat maka Dindik Jatim harus berkoordinasi dengan Dinas Kota dan Kabupaten masing-masing untuk diverifikasi ke satuan pendidikan.

"Setelah itu juga melewati berbagai bidang di Dindik sebelum dikeluarkan SPM (Surat Perintah Membayar). Kemudian diberikan ke BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah). Sekarang prosesnya di Bank Jatim,"urainya ketika dikonfirmasi SURYA.co.id, Selasa (3/10/2018).

Ia mengungkapkan sat SPM triwulan 3 sudah terbit dari Dindik Jatim dan memasuki tahap verifikasi BPKAD. Ada dua daerah di retur karena ada double lembaga, sehingga harus dilakukan verifikasi kembali.

“Dari BPKAD sudah diserahkan ke Bank Jatim untuk dicairkan ke satuan pendidikan, mungkin di bank Jatimnya antri karena bersamaan dengan penggajian,”lanjutnya.

Besaran pencairan dana BOS triwulan ketiga ini untuk tingkat  SD ada 19.163 lembaga dengan total dana sebesar  Rp 455.731.840.000. Sementara jenjang SMP ada 4.536 lembaga, dengan nominal dana Rp 249.130.200.000.

Besaran pencairan dana BOS triwulan ketiga ini untuk tingkat  SD ada 19.163 lembaga dengan total dana sebesar  Rp 455.731.840.000. Sementara jenjang SMP ada 4.536 lembaga, dengan nominal dana Rp 249.130.200.000.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved