PT INKA dapat Pesanan Kereta Diesel Senilai Rp 600 Miliar dari Filipina

Setelah melayani pesanan dari Bangladesh, PT Inka mendapatkan pesanan kereta rel diesel dari Filipina dengan nilai kontrak Rp 600 miliar.

PT INKA dapat Pesanan Kereta Diesel Senilai Rp 600 Miliar dari Filipina
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Dirut PT Industri Kereta Api (Inka) Budi Noviantoro menunjukan kereta pesanan Bangladesh yang akan dikirim bulan ini 

SURYA.co.id|MADIUN - PT Industri Kereta Api (INKA) kembali mendapatkan pesanan kereta api dari luar negeri. Kali ini, PT Inka mendapatkan pesanan kereta rel diesel (KRD) dari Filipina dengan nilai kontrak sekitar Rp 600 miliar.

Manajer Humas dan Protokoler PT Inka, Exiandri Bambang Primadani, mengatakan Filipina memesan kereta diesel sebanyak enam trainset, terdiri dari tiga unit lokomotif, dan 16 kereta penumpang. Dia menargetkan, kereta pesanan Filipina ini selesai pada 2020, mendatang.

"Targetnya, nanti selesai pada 2020," kata dia kepada wartawan usai acara Media Visit di pabrik PT Inka di Kota Madiun, Selasa (2/10/2018).

Dia menuturkan, saat ini pengerjaan fisik kereta pesanan belum dimulai. Sebab, saat ini pihaknya masih mempersiapkan kebutuhan material yang akan digunakan, serta menghitung kebutuhan material yang harus dibeli.

Selain membuat pesanan dari Filipina, PT Inka juga mengerjakan 250 kereta pesanan Bangladesh. Sebanyak 50 kereta pesanan Bangladesh akan dikirim pada bulan ini.

Bangladesh sudah kali ketiga memercayakan pembuatan kereta api kepada PT Inka. Pada pesanan Bangladesh yang ketiga ini, PT Inka mendapat pesanan dengan nilai kontrak sekitar Rp 700 miliar.

Selain menggarap pesanan dari luar negeri, PT Inka juga sedang mengerjakan kereta pesanan PT KAI, sebanyak 438 kereta. Dari jumlah tersebut, 250 kereta sudah selesai dibuat.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved