Gempa Sulawesi Tengah

PMI Kirimkan 50 Kantong Darah untuk Korban Gempa dan Tsunami di Sulawesi Tengah

Humas PMI Kota Mojokerto Yanuar Ardianto mengatakan, pengiriman kantong darah akan dikirim bersama-sama dengan PMI wilayah lain.

SURYA.co.id/Danendra Kusumawardhana
Seorang petugas PMI sedang menata darah hasil donor. 

SURYA.co.id | Mojokerto - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto akan mengirimkan bantuan  darah untuk korban bancana alam gempa disusul tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10).

Humas PMI Kota Mojokerto Yanuar Ardianto mengatakan, pengiriman kantong darah akan dikirim bersama-sama dengan PMI wilayah lain.

Sementara, jadwal pengeriman darah masih menunggu instruksi dari pusat.

"Kami masih menunggu instruksi dari PMI pusat. Karena pengiriman tidak dilakukan sendiri," katanya.

Yanuar menambahkan, informasi terakhir yang didapat, kondisi alat Unit Transfusi Darah (UTD) maupun tempat penyimpanan di Palu mengalami kerusakan.

Jika darah dikirim secepatnya, maka yang dikhawatirkan kantong darah tidak terpakai.

"Tetapi, rencananya PMI pusat akan mendirikan UTD sementara, sebelum kantong darah dikirim," tambahnya.

Ditanya terkait jumlah kantong darah yang akan dikirim ke Palu dan Donggala, Yanuar menyebutkan, pihaknya akan mengirimkan 50 lebih darah dalam kantong. Sebanyak 50 lebih darah tersebut terdiri dari berbagai golongan darah.

"Jumlah ini lebih banyak di bandingkan dengan jumlah pengiriman saat bencana di Lombok. Karena kami menyesuaikan keadaan di sana," katanya.

Ia mengungkapkan, sejak kejadian gempa disusul tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah pada Jumat (29/09) malam, banyak masyarakat yang empati dan terpanggil untuk membantu korban dengan menyalurkan darah. Dalam satu bulan pendonor darah mencapai jumlah 1650 orang, atau naik lima persen dibanding bulan biasa.

"Selain itu, upaya lain yang dilakukan untuk menjaga jumlah stok darah, PMI Kota Mojokerto melakuan donor darah secara jemput bola kepada para pelajar, TNI/Polri maupun instansi lain," pungkasnya.

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved