Kamis, 23 April 2026

Press Release

Mata Garuda LPDP Bangun Posko di Lokasi Gempa Palu dan Donggala

Untuk membuat penyaluran bantuan lebih efektif dan tepat sasaran, Mata Garuda LPDP membangun posko di lokasi Gempa Palu.

foto:instagram@matagaruda_lpdp
Ilustrasi (sumber instagram @matagaruda_lpdp) 

SURYA.co.id | JAKARTA - Mata Garuda, organisasi yang beranggotakan para alumni penerima Beasiswa LPDP sedang menggalang bantuan untuk korban bencana alam di Sulawesi Tengah dan sekitarnya. 

Untuk mempercepat penyaluran bantuan, saat ini bahkan sedang dibangun posko Mata Garuda di Palu.

Selain itu, pemetaan untuk menentukan tempat-tempat sasaran yang paling membutuhkan bantuan juga terus dilakukan dengan menggandeng pihak-pihak yang berwenang di sana. 

Hal ini seperti disampaikan Falma Kemalasari, Ketua Umum Mata Garuda

"Perwakilan Mata Garuda Sulawesi Tengah di Palu sudah menyiapkan posko Mata Garuda. Kemarin keberangkatan barang bantuan dan relawan dari Mata Garuda Sulsel sempat terhambat keberangkatannya. Sempat dicoba via laut dengan menumpang kapal tim Bea Cukai, namun ternyata penuh. Akhirnya mereka baru bisa berangkat hari ini," tutur Falma, Senin (1/10/2018). 

Baca: Dari Berbagai Provinsi, Mata Garuda Galang Bantuan untuk Korban Gempa di Palu dan Donggala

Lulusan S2 Universitas Radboud, Belanda ini menambahkan, selain melibatkan Mata Garuda di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, Mata Garuda Gorontalo juga dilibatkan untuk distribusi bantuan via darat. 

"Setelah ditinjau kembali, pengiriman lewat Makassar via udara jadi terhambat karena Hercules di bandara Hasanuddin jadi rebutan. Akhirnya kami putuskan untuk melibatkan Mata Garuda gorontalo untuk distribusi bantuan via darat," imbuhnya. 

Falma menambahkan, bantuan logistik masih akan terus digalang dan didistribusikan setidaknya hingga 1 bulan ke depan. 

Penggalangan bantuan tersebut dilakukan dengan menggandeng organisasi-organisasi awardee LPDP di berbagai universitas serta PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Dunia. 

"Untuk kolaborasi dengan PPI Dunia, khususnya di Inggris dan Eropa, kami memanfaatkan layanan Transfree sehingga biaya transfer antarnegara yang umumnya cukup besar, bisa ditekan. Nantinya semua hasil penggalangan bantuan akan terus kami laporkan secara berkala," pungkasnya. 

Baca: Lewat Massive Action, Mata Garuda Madura Angkat Moral Generasi Emas Pulau Garam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved