Berita Lamongan
Diduga Rem Blong, Dump Truk Gilas 2 Pengendara Motor dan 3 Mobil di Lamongan. 1 Orang Tewas
Akibat kejadian ini, 1 orang korban tewas di lokasi kejadian dan seorang lagi, Aris mengalami patah tulang pada dua kakinya
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | LAMONGAN - Diduga rem blong, sebuah dump truk bermuatan material menyeruduk dua motor dan tiga mobil jalan turunan nasional Babat-Jombang tepat di depan Pasar Desa Sendangrejo, Kecamatan Ngimbang, Lamongan, Sabtu (29/9/2018).
Kecelakaan ini mengakibatkan seorang pengendara motor tewas dengan kondisi mengenaskan. Satu lagi pengendara motor terluka parah dan dua mobil rusak berat.
Dump truk B 9679 TXY bermuatan berat yang dikemudikan Suyanto (31) warga Tungkulrejo, Kecamatan Padas, Ngawi, ini bermula melaju berjalan dari arah Utara ke Selatan menuju arah Jombang.
Dari hasil olah TKP petugas Laka Lantas menunjukkan, dump truk ini diperkirakan melaju dengan kecepatan lebih kurang 50 km per jam.
Ketika melintas di TKP, dump truk ini mengalami rem blong dan menabrak kendaraan yang ada di depannya.
"Dugaannya rem blong, dan pengemudi tak mampu menguasai stir hingga menabrak kendaraan di depannya," kata Kasatlantas Polres Lamongan, AKP Argya Satria Bhawana.
Tabrakan tak terhindarkan kemudian menabrak 2 sepeda motor yang kebetulan melaju dari arah yang sama, posisi di depan truk, yaitu sepeda motor Revo bernopol S-3298-XY yang dikendarai Aris dan sepeda motor Kawasaki Ninja yang tidak ada nomor polisinya dikendarai Riadi (31) warga Desa Cerme, Kecamatan Ngimbang.
Satu dari dua sepeda motor yang pertama digilas dump truck dan menyusul 1 sepeda motor di depannya. Dump truk juga menabrak mobil pick up AG 8273 AE yang saat itu sedang melaju di depan sepeda motor.
Akibat benturan yang begitu keras, mobil pikap pun oleng ke kanan. Nahasnya, pada saat bersamaan ketika itu, melaju 2 mobil dari arah yang berlawanan mobil Isuzu Panther nopol W-735-BR yang dikemudikan Tan Johan Duanto (51) warga Ambengan Selatan, Pacarkeling Surabaya dan mobil Datsun dengan nopol L-1699-ME yang dikemudikan oleh Herdito Wahjoeaeji Moekti (45) warga Desa Grobogan, Kecamatan Karangpakis, Jombang mengalami tabrakan beruntun.
"Jarak terlalu dekat, tabrakan antara pick up yang oleng dan dua mobil dari arah berlawanan inipun tak bisa dihindarkan," ungkap Argya.
Sementara dump truk berhenti tepat di depan sebuah mini market dan tak sampai melaju menabrak dari lawan arah.
Akibat kejadian ini, tandas Argya, 1 orang korban tewas di lokasi kejadian dan seorang lagi, Aris mengalami patah tulang pada dua kakinya.
"Korban yang meninggal dunia dan korban luka itu hanya dialami pengguna motor," ungkap Argya.
Selain menimbulkan korban jiwa dan luka, peristiwa maut ini juga mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Hingga berita dikirim, petugas masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan juga meminta keterangan sejumlah saksi yang ada di lokasi ketika peristiwa ini terjadi.
Sementara pengemudi dump truk masih dimintai keterangan di Unit Laka Lantas Polres Lamongan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/lamongan_20180929_161544.jpg)