Berita Surabaya

Picanha, Steak Asal Brazil yang Sudah Ada Sejak 300 Tahun Lalu Kini Hadir di Vasa Hotel Surabaya

Vasa Hotel pun menghadirkan hidangan khas Brazil, yang sudah ada sejak 300 tahun yang lalu, yaitu Picanha.

Penulis: Delya Octovie | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/delya oktovie
Vasa Hotel menghadirkan hidangan khas Brazil, di restoran terbaru mereka Chamas Brazilian Churrascaria. Hidangan ini disebut-sebut sudah ada sejak 300 tahun yang lalu, yaitu Picanha. 

SURYA.co.id | SURABAYA – Kuliner Brazil memang masih jarang ditemui di Surabaya.

Vasa Hotel pun menghadirkan hidangan khas Brazil, yang sudah ada sejak 300 tahun yang lalu, yaitu Picanha.

Chef Marcelo Donadon menyebut Picanha sebagai makanan tradisional yang sangat spesial di Brazil.

“Sangat spesial di negara asal saya, Brazil, karena dagingnya juicy dan bentuknya curvy. Most best cuts in Brazil is Picanha,” ungkapnya, Kamis (27/9/2018).

Pria yang 14 tahun menjadi chef ini bercerita, Picanha berawal 300 tahun lalu dari kebiasaan para Gauchos.

Gauchos adalah penunggang kuda yang nomaden, dan satu di antara kegiatannya adalah sebagai transporter hewan.

Namun karena waktu transportasi yang cukup lama, mereka biasa mengonsumsi daging hewan yang ditusuk, lalu diberdirikan di tengah kobaran api.

Ia menyebut kebiasaan ini memulai sejarah steakhouse tradisional ala Brazil.

Tidak ada resep istimewa untuk membuat picanha.

Tetapi dagingnya tetap empuk, dan rasanya gurih.

Pertama-tama daging sapi dipotong menjadi tiga bagian.

Lalu, masing-masing daging dilipat membentuk huruf ‘U’, kemudian ditusuk menggunakan tusuk daging.

“Picanha ini tanpa direndam, tanpa bumbu khusus. Hanya diberi garam batu,” katanya.

Biarkan selama satu menit agar garam batu meresap, lalu bakar selama 5-6 menit.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved