Habib Rizieq Shihab

KBRI Riyadh Akan Bantu Habib Rizieq jika Tersandung Masalah Hukum di Arab Saudi

KBRI Riyadh akan membantu Habib Rizieq Shihab jika tersandung masalah hukum di Kerajaan Arab Saudi, termasuk masalah keimigrasian.

KBRI Riyadh Akan Bantu Habib Rizieq jika Tersandung Masalah Hukum di Arab Saudi
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Habib Rizieq berdoa seusai melaksanakan salat duhur di Mesjid Al-Aman di sela-sela pemeriksaan sebagai tersangka terkait dugaan kasus penghinaan Pancasila, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Senin (13/2/2017) silam. 

SURYA.co.id | JAKARTA ‑ Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Agus Maftuh Abegebriel mengatakan, KBRI Riyadh akan membantu Habib Rizieq Shihab jika tersandung masalah hukum di Kerajaan Arab Saudi, termasuk masalah keimigrasian.

Ia menuturkan hal itu sebagai komitmen untuk selalu "menghadirkan negara" dalam melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) tidak terkecuali Imam Besar FPI itu.

Baca: BREAKING NEWS- Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,7 Guncang Donggala, Sulawesi Tengah

Baca: Inilah Lima Video yang Menunjukkan Terjadinya Gempa di Donggala, Sulawesi Tengah

"Jika Rizieq Shihab mengalami permasalahan hukum di Kerajaan Arab Saudi, baik yang terkait dengan keimigrasian ataupun yang lain, maka KBRI Riyadh akan memberikan pendampingan, perlindungan dan pengayoman sesuai perundang‑undangan yang berlaku di KAS," tutur Dubes Maftuh.

Diketahui dari keterangan KBRI Riyadh yang sama, berdasarkan penelusuran, Rizieq Shihab sejak 21 Juli 2018 lalu sudah tak memiliki izin tinggal di Arab Saudi.

"Berdasarkan penelusuran KBRI Riyadh, saat ini visa yang digunakan oleh Mohammad Rizieq Shihab (MRS) untuk berada di wilayah Kerjaan Arab Saudi telah melewati batas waktu yang ditentukan, maka sejak tanggal 8 Dzul Qa'dah 1439 H/21 Juli 2018, MRS sudah tidak memiliki izin tinggal di Kerajaan Arab Saudi," jelas mantan akademisi UIN Yogyakarta ini.

Baca: Miftah Nur Sabri Dapat SMS Misterius dari Nomor Amerika hingga Didatangi Orang Jokowi

Baca: Gempa Donggala, Warga Berlarian Saat Tsunami Capai 2 Meter, Bandara Ditutup dan Jaringan Blackout

Meski demikian, ia membantah terkait kabar bahwa Habib Rizieq Shihab dicekal oleh pihak Arab Saudi.

Ia menegaskan, sampai hari ini KBRI Riyadh belum menerima nota diplomatik dari Kemlu Kerajaan Arab Saudi mengenai hal tersebut.

"Kami tegaskan, bahwa sampai hari ini KBRI Riyadh belum menerima nota diplomatik dari Kementerian Luar Negeri (Wazarah Kharijiyyah) Kerajaan Arab Saudi terkait itu," tutur Dubes Maftuh.

Sebelumnya diketahui Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dikabarkan dicegah keluar dari Arab Saudi.

Rizieq dilarang pergi ke Malaysia. Anggota Tim Advokasi GNPF Ulama Nasrullah Nasution mengatakan gerak‑gerik Rizieq di Arab Saudi kini terus dipantau.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved