Breaking News:

Berita Malang Raya

GTT 2 Kecamatan di Kabupaten Malang Mogok, KBM Lumpuh. Siswa: Gurunya Gak Mau Ngajar Pak

Tukiman khawatir jika aksi ini terus berlanjut, kegiatan belajar mengajar (KBM) akan lumpuh.

surya/erwin wicaksono
Para siswa dan siswi SDN Sindurejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang bermain di luar kelas. Imbas guru GTT atau honorer mogok kerja yang dilakukan di sekolah tersebut, Kamis (27/9/2018). 

Para GTT menuntut agar segera sahkan revisi UU ASN, untuk mengangkat GTT menjadi PNS dan mencabut Permenpan-RB tersebut.

Para GTT dan PTT akan kembali aktif setelah pemerintah terbitkan SK pengangkatan ke jenjang PNS. Saat ini, untuk dapat menyambung  hidup, para GTT PTT terpaksa bekerja serabutan.

Misrin mengatakan ada yang berkerja berjualan, bertani, bahkan pemulung barang bekas.

Mogok kerja tak hanya dilakukan para guru di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Ternyata, sebanyak 143 Guru Tidak Tetap (GTT) di wilayah Kecamatan Gedangan Juga melakukan aksi mogok kerja.

Imbasnya ratusan siswa di sejumlah Sekolah Dasar (SD) di wilayah setempat terlantar.

Dampak pemogokan kerja tenaga GTT  tersebut begitu terasa di SDN Sindurejo Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, sehingga 105 murid kelas I sampai VI SD setempat terpaksa tidak melakukan aktivitas belajar.

"Gurunya tidak ada pak. Gak mau ngajar, jam segini ya sudah masuk sama bu guru. Gurunya belum datang sampai sekarang," ucap Nur Wahid siswa kelas VI ketika bermain di lapangan sekolah kala itu.

"Sejak dua hari ini hanya ada dua guru. pak Kepala Sekolah dan guru agama", sambungnya.

Sementara itu, Drs Tukiman selaku Kepala SDN 3 Sindurejo menjelaskan,aksi mogok GTT selama sejak hampir lima tahun ini memang kerap terjadi. Terkait hal ini Tukiman tidak bisa berbuat banyak.

"Hari ini sudah total semua tidak ada yang masuk, tiga hari kemarin masih ada. Ini sudah luar biasa ya skala nasional. Pihak sekolah melalui saya jugs gak bisa melarangnya, terserah nantinya kesepakatan para GTT bagaimana," ucap Tukiman.

Halaman
123
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved