Ekonomi Bisnis

Pengembang PT Indraprasta Graha Utama Ekspansif Kembangkan Kawasan Perumahan di Pacet

PT Indraprasta Graha Utama ekspansif mengembangkan perumahan di Pacet, Mojokerto.

Pengembang PT Indraprasta Graha Utama Ekspansif Kembangkan Kawasan Perumahan di Pacet
surya/sugiharto
Direktur PT Indraprasta Graha Utama, Bredawanto (kiri), saat ditemui di Sidoarjo, Rabu (26/9/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Setelah sukses dengan dua proyek perumahan di kawasan Puri dan Prambon, pengembang perumahan PT Indraprasta Graha Utama ekspansif mengembangkan perumahan di Pacet, Mojokerto. Hal itu dikarenakan kawasan Pacet yang mulai berkembang sebagai kawasan wisata sekaligus peningkatan pembangunan infrastruktur sebagai akses jalan menuju ke kota Batu.

"Selain itu kawasan ini semakin tumbuh dengan banyaknya pondok pesantren (ponpes), dan fasilitas rumah sakit serta pembangunan alon-alon Pacet yang lebih menarik untuk dikunjungi orang," jelas Bredawanto, Direktur PT Indraprasta Graha Utama, saat ditemui di Sidoarjo, Rabu (26/9/2018).

Apalagi produk perumahan yang dikembangkan di kawasan Desa Petak, sejak awal bulan Oktober ini sudah mendapat respon positif dari pasar. Menurut Bredawanto, sejak dilaunching awal September dengan sistim pengambilan NUP (Nomor Urut Pemilihan), minat konsumen sudah mencapai 60 persen.

"Sebagai tahap awal, produk perumahan Indraprasta View ini baru kami jual 100 unit dari total 424 unit. Sampai saat ini sekitar 60 unit sudah terjual melalui NUP, tinggal 40 unit," jelas Bredawanto.

Produk perumahan yang terbagi menjadi enam kluster ini memberikan nilai lebih dari pemandangan alam khas Pacet, yaitu terasering lahan sawah, dan pemandangan gunung Arjuna serta Welirang.

Udara yang sejuk, membuat pasar perumahan ini, bisa sebagai enduser maupun investor. Yang bisa memanfaatkan perumahan sebagai vila dengan disewakan.

"Pasar kami memang ada dua, pertama di enduser dari warga sekitar, atau pendatang yang bekerja di kawasan Pacet diatas dibidang wisata dan bawah Pacet yang merupakan industri besar, tapi dekat, seperti di Ngoro, Mojosari, dan warga pendatang dari kalangan keluarga santri yang ada di ponpes2 sekitar Pacet," ungkap Bredawanto.

Kedua adalah investor, warga Surabaya atau Sidoarjo yang memanfaatkan produk perumahan ini sebagai vila, rumah singgah dan lainnya.

Pengembangan perumahan pertama di Pacet ini memiliki luas lahan mencapai 7,5 hektar.

Produk rumah yang ditawarkan adalah rumah sederhana dengan kisaran harga mulai Rp 300 jutaan hingga Rp 600 jutaan, dengan type rumah 36/72, 36/78, 45/98, dan 60/91.

Kawasan perumahan dilengkapi fasilitas foodcourt, area komersial dan dekat dengan fasilitas sekolah dan rumah sakit.

"Saat ini progres pembangunan sudah mulai membangun fasilitas jalan. Tanggal 30 besok adalah pemilihan unit bagi yang sudah pegang NUP, dan targetnya April 2019 sudah serah terima produk ke konsumen," ungkap Bredawanto, yang untuk proyek ini menyiapkan investasi senilai Rp 120 miliar.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved