Berita Kediri

Paguyuban Disabilitas Kabupaten Kediri, Tetap Semangat Bikin Usaha Produktif di Tengah Keterbatasan

Penyandang disabilitas yang tergabung dalam PDKK juga terus berupaya produktif di tengah keterbatasan yang dimiliki.

Paguyuban Disabilitas Kabupaten Kediri, Tetap Semangat Bikin Usaha Produktif di Tengah Keterbatasan
surya/didik mashudi
Umi Salamah, Ketua Paguyuban Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK) memperlihatkan sejumlah hasil karya penyandang disabilitas. 

"Produk songket ini murni buatan tangan. Ada sekitar 500 pices songket dengan ukuran agak besar dipesan untuk dipasarkan di ajang Asian Games," jelasnya.

Ada juga kerajinan batik dan kerudung, juga kerajinan bros dan manik-manik untuk aksesoris pakaian karya warga disabilitas.

Sementara Yayan, anggota PDKK yang menggunakan kursi roda untuk aktivitas keseharian, mampu menghasilkan karya kaos sablon yang sangat kreatif.

"Mas Yayan ini mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan saat berangkat kuliah. Namun sekarang mampu bangkit dan berkarya," ungkap Umi Salamah.

Sementara Subiyanto, anggota PDKK lainnya mampu menghasilkan karya ukir kayu dan barang-barang kerajinan dari kayu.

Sementara anggota lainnya juga membuat karya gelang yang diyakini mampu menolak sawan.

"Gelangnya diproses dengan campuran rempah sehingga berkhasiat untuk kesehatan," jelasnya.

Yang menggembirakan kata Umi Salamah, warga disabilitas telah mampu melakukan pemasaran secara online.

Sehingga keterbatasan dalam melakukan mobilitas sangat terbantu dengan pemasaran hasil karyanya melalui jejaring sosial di media online.

Dijelaskan Umi Salamah, keberadaan kaum disabilitas di Kabupaten Kediri telah mampu ambil bagian dan berperan bersama membangun negeri.

Halaman
123
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved