Berita Persebaya

Liga Dihentikan Sementara, Persebaya Uji Coba Dengan 2 Klub Internal

Persebaya akan memanfaatkan momentum dihentikannya sementara kompetisi Liga 1 untuk menggelar pertandingan ujicoba dengan klub internal.

Liga Dihentikan Sementara, Persebaya Uji Coba Dengan 2 Klub Internal
tribun jatim/ndaru wijayanto
Laga ujicoba antara Persebaya Vs klub internal Surabaya di lapangan Jenggolo, Sidoarjo, Rabu, 26 September 2018. 

SURYA.co.id I SIDOARJO - Persebaya Surabaya akan memanfaatkan momentum dihentikannya sementara kompetisi Liga 1 untuk menggelar pertandingan ujicoba dengan klub internal.

Di lapangan Jenggolo, Sidoarjo, tim Bajul Ijo menggelar uji tanding dengan dua klub sekaligus, yaitu Anak Bangsa dan Pusura yang dikemas dalam uji tanding 1x45 menit tiap masing-masing tim.

Dua lawan yang dihadapi oleh Rendi Irwan dkk itu merupakan klub internal Surabaya.

Latihan kali ini, pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman memberi kesempatan pada pada pemain-pemain yang jarang dimainkan di kompetisi reguler Liga 1.

Misal di lini belakang, Djanur  memasang Andri Muliadi, Mokhamad Syadifudin, dan Mochammad Irvan.

Di sisi gelandang, mantan pelatih Persib Bandung itu memainkan Izaac Wanggai, Adam Amulana, Fandi Eko Utomo, dan Oktafianus Fernando.

Sementara di lini depan ada Rizhadi Fauzi, Ferinando Pahabol, dan Riky Kayame.

Melawan tim pertama, tampak Bajul Ijo masih terlalu tangguh dan berhasil keluar dengan skor akhir 3-0.

Tiga gol Bajul Ijo diciptakan oleh Rishadi Fauzi (2 gol) dan Oktafianus Fernando (1 gol).

Sementara saat melawan tim kedua, Pusura, Djanur memainkan dua pemain baru, Ruben Sanadi dan Rendi Irwan.

Dimasukkannya dua pemain baru tersebut tidak lantas menjadikan Bajul Ijo unggul mudah, justru apiknya organisasi pertahanan Pusara menjadikan laga hanya berakhir imbang 0-0.

Manager tim Persebaya, Chandra Wahyudi menyebutkan bahwa laga itu adalah persiapan tim untuk laga selanjutnya lawan Arema FC, meskipun laga sudah pasti ditunda.

"Sementara kami tetap jalankan program latihan, cuma ke depan kita kan gak tau sampai kepan penundan ini," terangnya.

Ditambahkan, saat sudah tau kepastian penundaan, baru tim managemen akan kembali menyusun ulang program.

"Misal ternyata sudah ada kepastian waktu penundaannya lama, baru kita akan tentukan program lanjutan, misal Training Center atau seperti apa," pungkasnya.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved