Kamis, 7 Mei 2026

Citizen Reporter

Alfina Wardani, Pegiat BIPA yang Menginternasionalkan Bahasa Indonesia di Thailand

Pada 13-14 September 2018 digelar seminar Internasional oleh Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Thailand.

Tayang:
Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Citizen Reporter
AlfinaWardani, pegiat BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) yang mengajar di Thailand 

SURYA.co.id | ThailandPegiat BIPA semakin serius menginternasionalkan bahasa Indonesia. Pada 13-14 September 2018 digelar seminar Internasional oleh Afiliasi Pengajar dan Pegiat Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (APPBIPA) Thailand.

Seminar itu merupakan salah satu bentuk aksi nyata dalam rangka mendukung peraturan pemerintah tentang peningkatan fungsi bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional secara bertahap, sistematis, dan berkelanjutan.

Forum akademik itu menjadi ajang pertemuan para pakar bahasa dan akademisi untuk saling bertukar perspektif tentang strategi mengajar bahasa Indonesia bagi penutur asing, membahas dinamika pengajaran BIPA, dan kerja sama antaruniversitas di Indonesia dengan universitas di Thailand.

Seminar Internasional yang diselenggarakan di Universitas Thammasat, Bangkok itu dihadiri pengajar dan pegiat BIPA dari berbagai negara.

Tidak hanya dosen-dosen Bahasa Indonesia di Thailand, namun juga dihadiri dosen-dosen dari berbagai universitas di Indonesia dan Singapura.

Hermin Indah Wahyuni, dosen senior di Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UGM menjadi salah satu pembicara.

Presentasi yang dipaparkan berjudul Super Diversity in Indonesian Society: Complexities and Trajectories for Community Building.

Seminar Internasional APPBIPA Thailand ketiga itu merupakan satu seminar kolaborasi dengan seminar tahunan yang diadakan UniversitasThammasat.

“Klaster Indonesia Studies menjadi yang terfavorit dengan jumlah pemakalah dan peserta terbanyak,” jelas Hammam Supriyadi, selaku Ketua APPBIPA Thailand.

Kegiatan diskusi bahkan dibagi menjadi dua ruangan dengan tema yang beragam, yaitu Indonesian Language, Literature, and Culture Teaching for Non-native, dan The Role of Indonesia Language on Business, Trading, and Tourism in Global Society.

Satu hal yang mencuri perhatian peserta seminar adalah panitia pelaksana adalah mahasiswa dari Universitas Thammasat yang cukup fasih berbahasa Indonesia khas dengan aksen Thailand yang kentara.

Tidak dapat dimungkiri, pesatnya perkembangan bahasa Indonesia di luar negeri. Para pegiat BIPA pun semakin serius dalam mengemban tugasnya.

Dukungan dari penutur asli sangat dibutuhkan dalam proses salah satunya dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.

AlfinaWardani
Pegiat BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) yang mengajar di Thailand
Fb/ig:alfinawardani

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved