Berita Surabaya

Ada Satpam Berpakaian Mirip Seragam Brimob, ini yang Dilakukan Polisi

Polisi dari Polda Jatim melucuti seragam mirip Brimob yang dikenakan satpam sebuah bengkel di Jl Mastrip, Kebraon, Karangpilang, Surabaya.

Ada Satpam Berpakaian Mirip Seragam Brimob, ini yang Dilakukan Polisi
surabaya.tribunnews.com/mohammad romadoni
Kasubdit Binsatpampolsus Polda Jatim, AKPP Elijas Hendrajana menertibkan pakaia Satpam bengkel mobil di Surabaya mirip seragam Korps Brimob Polri 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rombongan Subdit Bin Satpampolsus Dit Binmas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur melucuti atribut dan seragam mirip milik Brimob yang dipakai satpam sebuah bengkel mobil di Jl Mastrip, Kebraon Karangpilang, Surabaya, Rabu, 26 September 2018. 

Kasubdit Binsatpampolsus Polda Jatim, AKPP Elijas Hendrajana menjelaskan, masih banyak Satpam di Kota Surabaya yang menyalahi aturan mengenai standart pemakaian seragam sekuriti.

Misalnya, seperti sekuriti di bengkel mobil ini yang mengenakan seragam biru juga dilengkapi peralatan Polri seperti alat Komunikasi Handy Talkie (HT) dan Houster Gun atau sabuk senjata. Apabila dari kejauhan maka akan terlihat mirip pasukan Brimob kebanggaan Polri.

"Penertiban ini seperti program yang pernah kami laksanakan mengenai penertiban petugas Satpam yang telah ada, karena masih banyak di Surabaya pelanggaran terutama mereka tidak mengikuti pendidikan kesamaptaan sekuriti atau satpam," ujarnya dilokasi kejadian.

Menurut dia, sesuai Perkap 2017 seseorang satpam harus mendapat kartu satpam dari perusahaannya yang dilampiri surat izin dari Mabes Polri.

"Saya ingin mengajak rekan-rekan baik perusahaan penyedia pengamanan untuk mengikuti aturan yang ada dalam hal ini Perkap 2017," jelasnya.

Elijar mengatakan, perusahaan tenaga pengamanan juga harus terdaftar karena sekuriti telah dibekali oleh kewenangan kepolisian terbatas yang telah mengikuti pelatihan satpam gada pratama. Pihaknya pun bertidak tegas melucuti seragam satpam dan atribut yang dianggap telah menyalahi aturan.

"Saya melaksanakan penertiban ini supaya mereka mengerti aturan. Terkait sanksi,yang diberikan hanya sanksi administrasi," pungkasnya. 

Baca: Perempuan Pamekasan yang Selundupkan 1,2 Kg Sabu-sabu dari Malaysia Dihukum 15 Tahun Penjara

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved