Berita Surabaya

Pria Sidoarjo Menjambret di Surabaya, Awalnya Buntuti Korban, Lalu yang Dilakukannya Keterlaluan

Pria Sidoarjo menjambret di Surabaya. Awalnya buntuti korban, setelah itu yang dilakukannya benar-benar keterlaluan.

Pria Sidoarjo Menjambret di Surabaya, Awalnya Buntuti Korban, Lalu yang Dilakukannya Keterlaluan
surya/mohammad romadoni
Tersangka jambret di Taman Bungkul Surabaya yang ditangkap polisi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim Anti Bandit Polsek Wonokromo melumpuhkan tersangka jambret di Taman Bungkul Kota Surabaya.

Polisi terpaksa bertindak tegas menembak kaki kanan tersangka jambret lantaran berupaya melarikan diri bahkan melawan petugas ketika hendak ditangkap.

Tersangka jambret, Acmad Habib Mudhofar (25) warga Bringin Kulon Kecamatan Taman Kabupaten Sidoarjo.

Kapolsek Wonokromo Rendy Surya menjelaskan tersangka merampas tas slempang milik pengendara motor pasangan suami istri (Pasutri) di kawasan Taman Bungkul, Senin (24/9/2018) malam sekira 20.30 WIB.

Korbannya, Inda Hijriyah (31) bersama suaminya warga Jl Pulo Wonokromo Surabaya.

"Tersangka menjambret bersama temannya Wewe (DPO)," ujarnya.

Dia memaparkan adapun modus tersangka yakni membututi korban dari arah belakang.

Tersangka mendekati korban di jalan sepi. Kemudian merampas tas selempang dari samping kanan.

"Tersangka merampas tas korban hingga nyaris terjatuh dari motor," ungkapnya.

Randy mengatakan tersangka melarikan diri ke arah Jalan Diponegoro.

Di saat bersamaan anggota Polisi bersama Tim Bandit sedang melakukan patroli di sekitar Jalan tersebut.

Mereka melihat pengendara sepeda motor melaju kencang ke arah barat. Karena curiga mereka pun mengikutinya.

Kecurigaannya pun terbukti lantaran beberapa saat pihaknya mendapat informasi dari Handy Talkie (HT) ada korban berteriak jambret.

Anggotanya mengejar tersangka hingga berhasil menangkapnya.

"Tersangka berupaya kabur dan melawan saat ditangkap kami terpaksa bertindak tegas melumpuhkannya dengan tembakan," jelasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved