Breaking News:

Arema vs Persebaya

Pemerhati Persebaya Dhion Prasetya : Bajul Ijo Bisa Raih Poin dengan Syarat Bermain Ngosek

Melihat rivalitas kedua tim, laga ini akan menjadi tontonan menarik. catatan pertemuan kedua tim, tuan rumah, Arema FC masih di unggulkan.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Iksan Fauzi
surya/habibur rohman
Djadjang Nurdjaman mengawasi latihan Persebaya Surabaya 

SURYA.co.id | SURABAYA – Laga syarat gengsi derby Jawa Timur akan tersaji pada lanjutan pertandingan Liga 1 peka ke-24 yang mempertemukan Arema FC dengan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (30/9/2018).

Melihat rivalitas kedua tim, dipastikan laga ini akan menjadi tontonan menarik. Dari catatan pertemuan kedua tim, memang tuan rumah, Arema FC masih di unggulkan.

Total tercatat keduanya sudah bertemu sebanyak 28 laga, 13 pertandingan menjadi kemenangan Arema, sementara Persebaya mampu mengambil poin penuh di 10 laga, lima laga sisa berakhir imbang.

Baca: Kisah Arianti Pramaisella, Bonita Kecil yang Estafet Dukung Persebaya Secara Langsung

Namun dipertemuan terakhir, yaitu putaran pertama Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (6/5/2018), Persebaya mampu ungguli Arema dengan skor akhir 1-0. Gol penentu kemenangan dari tim Bajul Ijo dicetak oleh Misbakus Solikin menit 83.

Dipastikan laga ini berjalan ketat, utamanya jika melihat lima laga tarakhir kedua tim di ajang Liga 1 yang memiliki catatan yang hampir sama.

Dari lima laga, Arema FC dua kali kalah (Persib, Persipura), dua kali imbang (Persija, Borneo), serta satu kali menang, kemenangan tim Singo Edan diperoleh atas tamunya Madura FC.

Sementara, tim Bajul Ijo dua kali menang (Persela, Mitra Kukar), dua kali kalah (Barito, PS Tira), dan satu laga berakhir imbang kala tandang ke markas Sriwijaya FC.

Meski secara head to head lebih unggul Arema, namun salah satu Pemerhati Persebaya, Dhion Prasetya menyebut itu bukan ukuran utama, belum lagi jika di runut kebelakang, head to head itu sulit diperhitungkan, karena akan dimasukkan ke Arema yang mana, karena menurutnya Arema saat ini ada dua.

“Kalau mau bilang rekor head to head, agak sulit karena arema ini ada dua. Sepanjang sejarah Persebaya memang berhadapan. Tapi kemudian kalau dimasukkan rekor head to head, agak membingungkan, mau dimasukkan head to head sama yang mana. Apakah yg Arema FC atau Arema Indonesia yg Liga 3 itu,” terag pria yang akrab disapa Dion tersebut pada Surya, Senin (24/9/2018).

Arema FC adalah klub yang sebelumnya bernama Arema Cronus. Awalnya, klub ini disokong PT Pelita Jaya Cronus pada 2012. Kini, Arema FC berada di bawah naungan PT Arema Aremania Bersatu. Nama Arema FC sendiri dipakai sejak Liga 1 2017 bergulir.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved