Sambang Kampung

Ibu-ibu Rumah Tangga di Kelurahan Dukuh Menanggal Rutin Memproduksi Kerajinan Tangan Rajut

Ketua Paguyuban UKM Amanah Kelurahan Dukuh Menanggal, Hari Subagyo mengungkapkan kebanyakan usaha rumahan ini dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga.

Ibu-ibu Rumah Tangga di Kelurahan Dukuh Menanggal Rutin Memproduksi Kerajinan Tangan Rajut
SURYA.co.id/SULVI SOFIANA
Pengunjung Kelurahan Dukuh Menanggal saat melihat pot kerajinan tangan buatan UKM di Dukuh Menanggal, Senin (24/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Para ibu rumah tangga di wilayah Kelurahan Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan Surabaya selama ini kerap terlihat aktif setiap mengikuti bazar musiman yang digelar pihak kelurahan.

Sayangnya, produk rumahan yang mereka produksi tidak dilakukan secara terus-terusan.

Melihat hal ini, pihak kelurahan membentuk Paguyuban UKM untuk memberi pendampingan pada UKM agar bisa mengelola usaha kecilnya sebagai salah satu pendapatan tambahan yang stabil.

Ketua Paguyuban UKM Amanah Kelurahan Dukuh Menanggal, Hari Subagyo mengungkapkan kebanyakan usaha rumahan ini dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga.

Di sisi lain, mereka setiap hari juga sibuk mengurus keperluan rumah tangga dan anak-anaknya.

“Mereka belum konsisten produksi, tetapi kami pancing dengan berbgai kegiatan supaya mereka paham tentang cara menjalankan usahanya,” urainya.

Menurutnya, di kelurahan yang berisi warga kampung dan kelurahn tersebut, ada 30 UKM yang teregistrasi.

Sebanyak 12 UKM di antaranya sudah terdaftar memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

“Mereka selama ini berjualan kalau ada bazar atau acara saja, sulit kalau harus produksi terus-terusan. Buat ngumppulin saja kadang susah,” ungkapnya.

Namun, beberapa warga memang menunjukkan komitmen untuk memulai usah kecilnya dengan mau mendaftarakan jenis usahanya. Mulai dari makanan hingga kerajinan tangan.

Halaman
12
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved