Berita Magetan

Bus Angkut Rombongan Siswa SMK PGRI I Karanganyar Masuk Jurang di Magetan, Satu Orang Tewas

Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang tewas, empat orang luka berat dan puluhan lainnya luka ringan.

Bus Angkut Rombongan Siswa SMK PGRI I Karanganyar Masuk Jurang di Magetan, Satu Orang Tewas
surya/doni prasetyo
Bus wisata PO Suka Damai yang mengangkut rombongan siswa SMK PGRI 1 Karanganyar terperosok ke jurang Mojosemi, 

SURYA.co.id | MAGETAN - Bus pariwisata PO Suka Damai yang ditumpangi rombongan siswa SMK PGRI 1 Karanganyar, tergelincir masuk jurang Mojosemi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Selasa (25//2018).

Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang tewas, empat orang luka berat dan puluhan lainnya luka ringan.

Korban meninggal diketahui bernama Elmufida Ullya (23) warga Perum Bolon RT002/RW014, Desa Bolon, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, salah satu awak bus pariwisata itu.

Mereka dibawa ke RSUD dr Sayidiman Magetan.

Identitas korban luka berat itu adalah sopir bus Agus Riyanto (41) warga Kelurahan Kuripan RT03/RW02, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobokan, Jawa Tengah; Giyanto (44) awak bus warga Desa Slogo, Kecamatan Tanom, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah; Susilo (37) awak bus warga Kelurahan Gementar, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen; dan Joko Purwanto (33) guru honorer di SMK PGRI 1 Karanganyar, Jawa Tengah.

Sedangkan korban luka ringan dilarikan ke RSUD Karangnyar.

Menurut Kepala Unit Polantas Pos 90 Plaosan, Kabupaten Magetan, Iptu Ahmad Suryani, korban lukaa berat dan luka ringan sebagian ada yang dirawat di RSUD Karanganyar, sebagian dirawat di RSUP di Kota Madiun.

"Korban dirawat di dua rumah sakit berbeda, di Karanganyar dan Madiun,"ujar Iptu Ahmad Suryani kepada SURYA.co.id, Selasa (25/9-2018).

Kecelakaan ini diduga terjadi akibat pengemudi tidak menguasai tikungan tajam ditambah jalanan menurun yang sangat curam di area Jurang Mojosemi.

Bus pariwisata yang d carter SMK PGRI 1 Kabupaten Karanganyar itu berisi penumpang plus awak bus sebanyak 40 orang.

Rombongan ini hendak melakukan kunjungan industri ke Madiun, lalu lanjut ke Pulau Dewata dan Bali.

Tikungan Mojosemi ini selain curam, belokannya juga dikenal tajam.

Dalam kurun waktu 2018 ini, sudah puluhan kendaraan menjadi korban di tikungan itu.

Karena itu Polres Magetan menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan memasang rolling barrier (penghalang bergulir).

Karena guardrail (pagar pengaman) termasuk tembok pengaman dari beton cor sudah tidak efektif meredam laju kendaraan yang mengalami selip dari arah atas.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved