Berita Malang Raya

Soal Kemacetan Lalu Lintas di Kota Malang, Ini Kata Wali KotaTerpilih Sutiaji

Sutiaji ingin ke depan tiga daerah di Malang Raya ini mendapat pendelegasian kewenangan untuk mengelola jalan nasional

Soal Kemacetan Lalu Lintas di Kota Malang, Ini Kata Wali KotaTerpilih Sutiaji
surya/hayu yudha prabowo
Ratusan kendaraan terjebak kepadatan arus lalu lintas di Jalan Rabu Grati, Kota Malang, Sabtu (1/9/2018). Jalan menuju perumahan Sawojajar ini selalu padat dan macet pada jam-jam sibuk dan hari libur. 

SURYA.co.id | MALANG - Masalah kemacetan masih menjadi persoalan panjang di Kota Malang.

Hingga kini masih belum ada solusi jitu untuk bisa mengatasi masalah kemacetan tersebut.

Untuk itu, permasalahan kemacetan tersebut juga menjadi salah satu fokus utama bagi Wali Kota Malang terpilih, Sutiaji.

Kemacetan memang menjadi permasalahan yang harus diselesaikan.

Maka dari itu, dalam 99 hari kerja pertama, selain infrastruktur masalah kemacetan juga menjadi fokus utama bagi Sutiaji dan Sofyan Edi Jarwoko.

Bahkan penyelesaian masalah kemacetan tersebut juga menjadi salah satu prioritas.

Pria yang sebelumnya menjabat wakil wali Kota Malang itu mengakui, sebelumnya sudah berbicara dengan dua kepala daerah di Malang Raya.

Pembicaraaan tersebut membahas mengenai permasalahan kemacetan yang ada di Malang Raya.

"Kami meminta kepada presiden agar ada pendelegasian masalah jalan raya. Jalannya memang menjadi jalan nasional maupun jalan provinsi. Tetapi untuk pengaturan lalu lintas maupun lainya menjadi hak daerah," terangnya Senin (25/9/2018).

Lebih lanjut, saat ini memang Pemkot Malang, Pemkab Malang dan Pemkot Batu mengalami kesulitan untuk bisa mengelola jalan raya.

Pasalnya domain utama dari jalan-jalan utama yang menghubungkan tiga daerah tersebut bukanlah milik masing-masing daerah. Melainkan langsung dari pemerintah pusat.

Untuk itu, Sutiaji ingin ke depan tiga daerah di Malang Raya ini mendapat pendelegasian kewenangan untuk mengelola jalan nasional yang melewati Malang Raya.

"Paling tidak kami bisa mendapat kewenangan untuk melakukan perawatan, memasang rambu penunjuk jalan dan lainnya," pungkasnya.

Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved