Korea Open 2018

Gara-gara Ini, Greysia/Apriyani Putuskan Mundur dari Korea Open 2018

Selama menikuti Japan Open dan China Open 2018, pasangan Greysia Polli/Apriyani Rahayu gagal menggapai gelar juara.

Gara-gara Ini, Greysia/Apriyani Putuskan Mundur dari Korea Open 2018
Badminton Indonesia
Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat tampi di China Open 2018 

SURYA.co.id | Setelah gelaran Japan Open dan China Open 2018, para pebulutangkis dunia akan kembali bertarung di Korea Open 2018. Termasuk pemain-pemain Indonesia yang kini masih berada di China.

Tim Indonesia tidak bisa menurunakn pemain-pemain terbaiknya seperti di Japan Open dan China Open 2018.

Indonesia dipastikan tidak bisa menurnkan ganda putri terbaiknya, Greysia Polii/Apriyani Rahayu di kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung di Seoul mulai 25-30 September 2018. 

Dilansir SURYA.co.id di laman PBSI menyebutkan, pasangan Greysia Polli/Apriyani Rahayu harus absen, lantaran Aprliyani mengalami cedera. Dia mengalami luka sobek pada kulit telapak kaki kanannya sejak mengikuti kejuaraan Japan Open 2018.

Sejatinya Apriyani sempat mendapat perawatan sementara selama Japan Open menuju China Open, tapi akhirnya luka tersebut tidak dapat ditahannya lagi. Akhirnya diputuskan pasangan Greysia Polli/Apriyani Rahayu mundur dan mendatangi dokter pertandingan pada siang ini di Olympic Sports Center Xincheng, Gymnasium.

Baca: BREAKING NEWS - Anthony Ginting Rebut Juara Usai Tarung Ketat 63 Menit Lawan Kento Momota

Baca: Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Final China Open 2018 - Anthony Ginting vs Kento Momota

Baca: Indra Sjafri Sudah Siapkan Taktik dan Strategi Bagi Timnas U-19 Indonesia untuk Lawan Thailand

 "Semalam Apri (Apriyani) memberi tahu saya kalau kulit kakinya sobek. Setelah dia kirim foto kondisi lukanya ke saya, ternyata area sobeknya cukup besar," kata Kepala pelatih ganda putri PBSI, Eng Hian, Minggu (23/9/2019).

"Kalau dipaksakan akan lebih parah jadinya, kemudian saya anjurkan lebih baik mundur saja dari Korea Open," aku Eng Hian.

Selama menikuti Japan Open dan China Open 2018, pasangan Greysia Polli/Apriyani Rahayu gagal menggapai gelar juara. 

Di Japan Open 2018, Greysia/Apriyani terhenti di babak semifinal dari pasangan Jepang yang merupakan pasangan rangking satu dunia, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, 12-21, 18-21.

Sedangkan di China Open 2018, Greysia/Apriyani juga dihadang wakil Jepang di semifinal. Mereka dikalahkan peraih medali emas Olimpide Rio de Janeiro 2016, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dengan skor 17-21, 21-12, 16-21.

 "Situasi saat ini seperti ini rasanya tidak berbeda dengan Greysia saat berpasangan dengan Nitya (Krishinda Maheswari) dulu, mereka selalu dikepung pasangan China. Sekarang pasangan Jepang yang mengepung kami. Butuh ekstra fokus dan tenaga untuk bisa menghadapi tekanan yang berlapis-lapis, sedangkan saat ini ganda putri cuma punya satu senapan saja," beber Eng Hian.

Eng menuturkan bahwa ia menilai Greysia/Apriyani masih berada dalam track yang benar. Namun keduanya mesti meningkatkan kemampuan menjaga fokus di saat-saat krusial.

Dengan mundurnya Greysia/Apriyani, Indonesia hanya menurunkan dua wakil di Korea Open 2018. Mereka itu, yaitu Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani. 

Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved