Curhat Penari Ratoh Jaroe Belum Dapat Honor Asian Games 2018, Ini Tanggapan Pihak Sekolah & INASGOC

Gelaran Asian Games 2018 tak hanya meninggalkan euphoria saja, namun dibalik itu semua, ada juga isu kurang mengenakkan dari event empat tahunan itu.

Penulis: Akira Tandika | Editor: Adrianus Adhi
YouTube/SCTV

SURYA.co.id - Rupanya gelaran Asian Games 2018 tak hanya meninggalkan euphoria saja, namun dibalik itu semua, ada juga isu kurang mengenakkan dari event empat tahunan itu.

Masih terkam jelas dalam ingatan betapa meriahnya perhelatan Asian Games 2018 yang diadakan di Stadion Gelora Bung Karno beberapa waktu lalu.

Tentu ingata kita juga tidak lupa dengan megahnya penampilan Tari Ratoh Jaroe yang melibatkan kurang lebih 1.600 penari.

Baca: Rumah Pak Eko yang Viral Dihimpit Tetangga Itu Akan Dibangun Akses Jalan, Lebarnya Cuma 1 Meter

Baca: Teror Mistis di Dapur Asix Ashanty Berlanjut - Kini Pakai Kain Kafan, Bikin ART-nya Geregetan

Tak hanya jumlah penari saja yang membuat sebagian besar masyarakat tercengang, nmaun juga kecepatan mereka dalam mengganti kostum pun turut mendapat sorotan.

Para penari itu berasal dari berbagai sekolah di DKI Jakarta.

Beberapa hari ini isu mengenai honor para penari Ratoh Jaroe muncul dan jadi perbincangan publik setelah genap sebulan acara tersebut digelar.

Isu mengenai honor para penari itu muncul dari curhatan seorang siswi yang bersekolah di SMA 23 Jakarta.

Siswi berinisial S (16) tersebut merupakan satu di antara seribu penari yan gterlibat dalam acara pembukaan Asian Games 2018.

Pengakuan S sampai saat ini pihak dari sekolah belum memberikan honor penari yang diperoleh dari INASGOC.

Dilansir dari Warta Kota, S dan 82 temannya meminta kepastian mengenai honor tersebut.

Nmaun pihak sekolah malah menawarkan jalan-jalan kepada S dan 82 temannya dengan tujuan sebagai bentuk kenang-kenangan.

"Sama sekali belum terima (honor) itu dari sekolah. Enggak hanya saya, namun ada 82 teman saya lainnya di sekolah ini yang jadi penari saat pembukaan Asian Games juga belum dibayar"

"Ketika kami semua itu meminta kejelasan mengenai honor yang mereka terima dari sana (INASGOC) berkali-kali, pihak sekolah malah menawarkan jalan-jalan, cuman untuk kenang-kenangan," kata S dikutip dari Warta Kota dengan judul 'Honor Penari Pembukaan Asian Games Tidak Kunjung Dibayar, Cerita Siswi SMAN 23 Jakarta'.

Baca: Ternyata Benar Bella Shofie Hamil dan Punya Anak, ini Sosok Suami dan Fakta Sedih di Baliknya

Baca: Nasib Rizky Febian dan Adik-adiknya setelah Sule Cerai - Lina Tak Dapat Harta Sedikitpun

S menerangkan, ia dan 82 teman lainnya ogah menerima tawaran dari pihak sekolah.

Halaman
123
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved