Rumah Politik Jatim
585 Personel dari Polres Pasuruan Siap Amankan Pilpres dan Pileg 2019
Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono memimpin apel gelar pasukan "Ops Mantap Brata 2018" di halaman Mapolres Pasuruan, Rabu (19/9/2018) sore.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id | PASURUAN - Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono mengatakan ada sejumlah atensi yang perlu diperhatikan dalam pengamanan jalannya tahapan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.
Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gelar pasukan "Ops Mantap Brata 2018" di halaman Mapolres Pasuruan, Rabu (19/9/2018) sore.
Dalam Ops ini, Polres Pasuruan mengerahkan sebanyak 585 personel untuk mengamankan Pemilihan Calon Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Ratusan personel tersebut diterjunkan untuk mengawal seluruh tahapan Pileg dan Pilpres 2019.
Mulai dari kampanye pada 23 September 2018-14 April 2018, sampai tahapan selesai dilaksanakan, tepatnya 21 Oktober 2019.
Total selama 397 hari, polisi melaksanakan Operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Mantab Brata 2018”.
Kapolres Pasuruan, AKBP Raydian Kokrosono mengatakan, seluruh personel tersebut disebar ke semua wilayah hukum Polres Pasuruan.
Mereka tak hanya mengamankan jalannya tahapan kegiatan Pileg dan Pilpres saja, melainkan sarana dan prasarana publik yang berhubungan dengan kedua pesta demokrasi tersebut.
“Yang penting Kabupaten Pasuruan selalu dalam keadaan kondusif dan aman, kita siap untuk membantu masyarakat mengamankan jalannya Pileg dan Pilpres 2019 mendatang,” kata Raydian.
Ditambahkannya, operasi mantab brata semeru 2018 tdiselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif,yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif, dan rehabilitasi melalui penggelaran fungsi kepolisian dalam bentuk satuan tugas tingkat pusat, daerah dan polres.
“Polri berkomitmen untuk terus bekerja keras menjamin penyelenggaraan Pemilu 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Raydian menegaskan pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan di semua wilayah hukum Polres Pasuruan.
Untuk selanjutnya, Polres Pasuruan bersama TNI, Pemerintah daerah, para alim ulama, tokoh masyarakat dan semua elemen masyarakat adalah satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.
“Polri tidak bisa berdiri sendiri. Peran serta semua elemen itu sangat penting untuk sama-sama membantu mewujudkan wilayah yang aman, terutama menjamin penyelenggaraan pemilu tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kapolres-pasuruan-akbp-raydian-kokrosono_20180919_184839.jpg)