Single Focus

POP Up Market Digemari Masyarakat Surabaya: Dekorasi dan Selebriti Jadi Andalan

Penyanyi Ashanty menjadi satu di antara selebriti yang membuka stan brand 'Dapur Asix' miliknya di 'Little Jungle'.

POP Up Market Digemari Masyarakat Surabaya: Dekorasi dan Selebriti Jadi Andalan
surya/ahmad zaimul haq
Seorang ibu memotret putrinya dengan back ground hewan di Galaxy Mall, Jumat (14/9/2018). Penataan dekorasi menjadi salah satu faktor penting untuk menarik minat pengunjung sebuah bazar. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Untuk setiap gelaran bazar Pop Up Market, event organizer (EO) memiliki tanggung jawab besar. Terutama, soal bagaimana melariskan dagangan tenant.

Andalan EO biasanya adalah dekorasi dan selebriti. Artinya, Pop Up Market dibuat tematik karena tiap market punya hal berbeda, punya daya tarik tersendiri.

"Dekorasi sangat penting dong, karena dekorasi yang menarik pasti dapat pengunjung. Apalagi sekarang dengan ada media sosial, jadinya, pengunjung bisa foto di sana dan memasukkan ke media sosial," terang Olivia Chahyadi dari Kepo Market.

Pop Up Market identik dengan tema-tema menarik, didukung dekorasi dan photobooth unik.

Seperti pada Pop Up Market 'Olympian Quest' milik Massive Organizer, yang diadakan pada 3-5 Agustus lalu, membuat bazar yang menceritakan legenda dewa-dewi Olimpus.

Bazar itu digelar karena Briandy Putra, pemilik Massive Organizer, pecinta serial film Percy Jackson. Seluruh ruangan Convention Hall Galaxy Mall disulap menjadi tempat tinggal dewa-dewi Olimpus.

Pop Up Market 'Kepo Hero' dari Kepo Market juga menggunakan tema menarik, yakni superhero dari berbagai universe.

Bahkan, Olivia dan kawan-kawan sampai mendatangkan tangan Thanos, tokoh jahat dalam film 'Avengers: Infinitiy War', yang dibeli langsung dari Marvel Studio.'

"Kalau pasang tema apa, berarti dekorasi real-nya juga harus all out. Biar diunggah di Instagram bagus. Kalau ada yang melihat di Instagram, orang akan penasaran dan datang ke Pop Up Market walau sekadar foto-foto," ulas Gilian, yang pernah menggelar Pazaar Market.

Hadirkan Artis
Penarik perhatian selanjutnya, selebriti. Selebriti dihadirkan baik sebagai guest star, atau pemilik salah satu stan Pop Up Market. Penyanyi Ashanty menjadi satu di antara selebriti yang membuka stan brand 'Dapur Asix' miliknya di 'Little Jungle'.

Produk selebriti lainnya yang sering ditemui di Pop Up Market, SW Heart dan SOS Snack milik Sarwendah, Lamington milik Glenn Alinskie, Inul Food, dan juga Gill by Gisele Mini, brand pakaian anak-anak dari Gisella Anastasia.
"Tidak hanya artis, tapi seperti Beard Papa's itu kan mereka hanya ada di Bandara Juanda, mereka tidak selamanya ikut bazar, hanya ikut kalau cocok dengan segmennya," ujar Alexander Rizki, suami Gilian.
Kalau artis, lanjutnya, memang diundang. Mungkin menguntungkan juga bagi mereka. "Kalau orang dagang dapat untung kenapa tidak," imbuhnya.

 SYARAT IKUT POP UP MARKET

-Membuktikan punya toko online/offline berupa foto/link akun media sosial/website
-Membayar sejumlah uang sewa tenant untuk 1-3 hari. Semakin besar ukuran tenant semakin mahal (beberapa EO memperbolehkan cicilan, ada pula yang negosiasi harga)
-Beberapa EO mengharuskan tenant menghias stannya semenarik mungkin atau sesuai tema. Ada yang memberikan hadiah bagi stan dengan desain terbaik.
-Produk diperjualbelikan tergantung keputusan EO. Umumnya fashion, makanan, hobi dan hewan peliharaan.
-Tenant harus buka dan ada yang menjaga selama ikut Pop Up Market
-Tidak boleh melebihi batas beban listrik yang ditetapkan. Jika butuh listrik lebih, EO akan meminta biaya tambahan.

Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved