Kamis, 30 April 2026

Pemkab Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo Bangun 4 Jembatan dengan Anggaran Rp 6 M, di Sini Lokasinya

Sidoarjo memiliki 376 unit jembatan. Jumlah itu terhitung merupakan jembatan yang dikelola oleh Pemkab Sidoarjo.

Tayang:
Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
surya/M Taufik
Salah satu jembatan di Sidoarjo yang akan diperbaiki. 

SUYA.co.id | SIDOARJO - Sidoarjo memiliki 376 unit jembatan. Jumlah itu terhitung merupakan jembatan yang dikelola oleh Pemkab Sidoarjo.

Dari semua jembatan, empat di antaranya butuh perbaikan. "Lainnya masih layak, ada empat jembatan yang tahun ini dibangun," kata Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Sidoarjo, Sigit Setyawan.

Empat jembatan itu antara lain jembatan Kloposupuluh di Sukodono, jembatan Pabean di Sedati, jembatan Parengan di Desa Kraton, Krian, dan jembatan di desa Kasak, Krian.

Untuk membangun empat jembatan itu, PUPR menggelontorkan dana sebesar Rp 6 miliar.

"Proyek sudah berjalan dan targetnya tahun ini rampung agar bisa dimanfaatkan warga," tandasnya.

Pantauan di lapangan, proyek pembangunan itu memang sedang berlangsung. Jembatan Kloposepuluh mulai digarap sejak awal pekan lalu.

Alat berat dan sejumlah material proyek terlihat sudah di lokasi. Sejumlah pekerja juga nampak sibuk menjalankan tugas mereka di proyek yang berlangsung di Sungai Mangetan Kanal di depan gapura Dusun Wonokoyo, Desa Kloposepuluh, Sukodono.

Menurut Sigit Setyawan, pembangunan jembatan Kloposepuluh merupakan usulan dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Dari desa, usulan itu disampaikan ke pemkab.

Jembatan Kloposepuluh memang perlu pembenahan. Selama ini kondisi bangunan sudah tidak layak. Fisik jembatan banyak yang retak. Selain itu, bentang lebar jembatan juga sempit. "Juga dilebarkan agar kendaraan bisa melintas," ucapnya.

Jembatan Kloposepuluh yang dibangun panjangnya 15 meter. Lebarnya mencapai lima meter. Jumlah alokasi anggaran yang disediakan cukup besar. Nilainya mencapai Rp 1,8 miliar.

Mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) itu mengatakan, pembangunan jembatan Kloposupuluh berbeda dengan jembatan lain. Yakni dibangun dengan box culvert. Menurut Sigit, penggunaan box culvert itu bertujuan mempercepat pembangunan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved