Pilpres 2019

Soal Pilpres, Pakde Karwo Sebut Ada Potensi Caleg Beda Pandangan dengan DPP Demokrat

Menurut Pakde Karwo, dukungan caleg terhadap figur capres tertentu bisa berdampak terhadap elektabilitas caleg bersangkutan.

Soal Pilpres, Pakde Karwo Sebut Ada Potensi Caleg Beda Pandangan dengan DPP Demokrat
SURYA.co.id/Sugiharto
Para pembicara, (dari kiri) pakar komunikasi dari Universitas Airlangga Sukowidodo, Gubernur Jatim Soekarwo (Pakde Karwo), dan Direktur TribunJatim Network Febby Mahendra. 

Ia memilih untuk fokus menyelesaikan masa kerjanya sebagai Gubernur Jawa Timur hingga Februari tahun depan.

"Kan saya harus cuti untuk bisa menjadi juru kampanye. Namun, sampai saat ini saya tidak pernah mengajukan cuti. Sebab, tugas saya sebagai gubernur memang baru selesai tahun depan," kata Pakde Karwo.

Sebelumnya, senada dengan hal itu, Wasekjen DPP Demokrat, Andi Arief, mengatakan bahwa Demokrat memiliki dua target di pemilu 2019 mendatang yang diselenggarakan secara serentak tersebut.

Selain memenangkan Prabowo-Sandi di Pileg 2019, Partai Demokrat juga harus mempertahankan kemenangan pemilihan legislatif.

Bahkan, hal ini juga selaras dengan instruksi Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Soal Demokrat dua kaki jadi rame. Perintah Ketua Umum SBY itu jelas memang dua kaki. Satu Kaki di pileg, Satu kaki di Pilpres," kata Andi Arif.

"Justru yang main satu kaki itu yang aneh dalam pemilu berbarengan. Ujung tombak pileg adalah Caleg, Ujung tombak pilpres adalah Pengurus Pusat," lanjutnya pada cuitan di akun Twitternya, @AndiArief__ pada Selasa (11/9/2018) lalu.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved