Berita Kampus Unair

Disamakan BUMN, Unair Keluhkan Besaran Pajak PTNBH, Prof Nasih: Profit PTNBH Hasilkan Manusia Unggul

Konsekuensi sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), Universitas Airlangga dikategorikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Disamakan BUMN, Unair Keluhkan Besaran Pajak PTNBH, Prof Nasih: Profit PTNBH Hasilkan Manusia Unggul
surabaya.tribunnews.com/sulvi sofiana
Rektor Universitas Airlangga, Prof Mohammad Nasih 

SURYA.co.id | SURABAYA – Konsekuensi sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), Universitas Airlangga dikategorikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Dengan posisi tersebut (BUMN) Unair kini menanggung pajak yang besar. 

Padahal, PTNBH dengan BUMN misinya berbeda. PTN-BH menyelenggarakan misi negara bukan untuk mencari keuntungan, tetapi untuk mendidik dan mencerdaskan.

“Profit PTNBH adalah menghasilkan manusia yang lebih unggul. Tapi kami masih disamakan kurang lebih sama dengan BUMN,” ungkap rektor Unair, Prof Moh Nasih usai kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI di kampusnya, Kamis (13/9/2018).

Posisi ini menurutnya mengakibatkan PTNBH, termasuk Unair dan 10 PTN lainnya harus menanggung beban pajak sepadan dengan BUMN.

Salah satunya ialah terkait perpajakan seperti pajak progresif yang nilainya mencapai 5 – 15 persen.

Selain itu, sisa anggaran yang tidak terserap untuk belanja barang masih harus kena pajak lagi. Padahal kebutuhan perguruan tinggi tidak hanya fisik.

“Itu bisa kami gunakan untuk menyekolahkan dosen. Tapi penggunaannya pengembangan itu tidak dikenakan pajak jika digunakan untuk pengembangan fisik, bukan SDM,” tuturnya.

Nasih  berharap adanya perubahan peraturan, termasuk aturan perpajakan, sehingga PTNBH bisa memaksimalkan asetnya untuk pengembangan pendidikan.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved