Techno

Harga Ponsel Xiaomi Bakal Kena Dampak Dollar Naik? Begini Keputusan dari Pihak Vendor

Pihak Xiaomi mengambil keputusan terkait menguatnya mata uang Dollar baru-baru ini. Berikut penjelasannya!

Harga Ponsel Xiaomi Bakal Kena Dampak Dollar Naik? Begini Keputusan dari Pihak Vendor
Twitter/xiaomiindonesia
Xiaomi luncurkan Redmi 6 dan Redmi 6A 

SURYA.co.id - Baru-baru ini nilai mata uang Dollar sedang menguat.

Hal ini sebagai dampak dari adanya beberapa kebijakan Presiden AS dan persaingan pangsa pasar AS dengan Tiongkok.

Bahkan, akibat penguatan ini beberapa negara mengalami dampak yang cukup kritis.

Hal ini lantaran baik Rupiah maupun beberapa nilai mata uang lainnya mengalami penurunan nilai.

Melemahnya nilai mata uang ini tak hanya terjadi di tanah air.

Baca: Alasan Jojo Jonatan Christie Ingin Bangun Masjid dan Sekolah untuk Korban Gempa Lombok

Baca: Aksi Norak Siti Badriah Saat Menginap di Hotel Mewah, Cuma Nutup Gorden Tapi Udah Kegirangan

Negara berkembang seperti India juga mengalami hal yang sama.

Dilansir oleh NexTren.com dari BGR, Xiaomi memutuskan untuk menaikkan harga jual smartphone besutannya di pasar India.

Xiaomi sendiri memang baru merilis 3 perangkat Redmi baru di pasar India.

Meski demikian, harga yang membanderol produk ini telah disesuaikan dengan prediksi melemahnya mata uang Rupee.

Kenaikkan harga ini tentu saja dikarenakan beberapa komponen Xiaomi yang harus dibayar dengan menggunakan mata uang Dollar.

Jadi, untuk menutup biaya produksi, perusahaan akan menaikkan nilai jual.

Jika di India harga Xiaomi bisa mengalami kenaikkan, maka dampak tersebut mungkin juga akan terjadi di pasar tanah air.

Pasalnya, Indonesia dan India adalah negara yang paling banyak mengimpor produk asal Tiongkok tersebut

Seperti diketahui, kurs rupiah Rabu (5/9/2018) kemarin, terpantau tembus Rp 15.000 per dollar Amerika Serikat

Pantauan Kompas.com (grup Surya.co.id) hingga Rabu (5/9/2018) pukul 14.57 kemarin, beberapa bank besar yang masuk ke dalam kelompok Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) IV sudah mematok kurs jual dollar AS di level Rp 15.000.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memasang kurs jual dollar AS sebesar Rp 15.003, sementara PT Bank Central Asia Tbk Rp 15.150, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk Rp 15.050.

Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk mematok kurs jual dollar AS sebesar Rp 14.999 per dollar AS dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Rp 14.994.

Kemudian, sejumlah bank BUKU III juga telah memasang kurs jual dollar AS menembus Rp 15.000.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mematok kurs jual dollar AS Rp 15.048, PT Bank Danamon Indonesia Tbk Rp 15.075, dan PT Bank OCBC NISP Tbk tepat di Rp 15.000.

Sementara itu, PT Bank Panin Tbk mematok kurs jual dollar AS mencapai Rp 15.050. PT Bank Maybank Indonesia Tbk memasang kurs jual dollar AS pada level Rp 15.065.

Xiaomi Luncurkan Smart TV MiTV 4A

Xiaomi telah resmi meluncurkan Redmi 6 dan Redmi 6A yang harganya cukup bersaing di pasaran.

Namun tak hanya itu, ternyata Xiaomi juga meluncurkan smart TV 32 inchi dengan harga yang terjangkau, seperti dilansir dari Nextren

Menyandang nama Xiaomi MiTV 4A, TV pintar ini resmi diluncurkan di Indonesia, bertempat di Raffless Hotel, Jakarta Selatan, pada 4 September 2018

Televisi ini memiliki desain ramping dengan bezel tipis 12,7 milimeter, dengan ukuran layar 32 inci, resolusi HD 1366x768.

Xiaomi MiTV 4A
Xiaomi MiTV 4A (xiaomitoday)

TV ini punya sistem operasi khusus besutan Xiaomi, yakni PatchWall OS.

Memiliki bonus 700.000 jam konten gratis dalam waktu terbatas.

Konten-konten tersebut berasal dari HOOQ, CatchPlay, BeinSports, Spotify, ReBullTV, Rakuten VIKI, Sushiroll, gTunes, dan lainnya.

Ada pula fitur Google Voice Search dan Chromecast.

Mi TV 4A merupakan jenis Android TV, jadi kamu bisa mengunduh aplikasi dari Google Play Store, menonton video dari YouTube, dan memanfaatkan fitur Chromecast.

Memiliki remote control yang inovatif, dengan tombol-tombol unik seperti tombol akses ke Google Voice, Navigation, tombol Mi Home, dan Google Home.

Untuk mengaktifkan Google Search, tinggal berbicara lewat remote.

Tak seperti remote biasa yang berbasis infra red, remote control Smart TV Xiaomi ini berbasis bluetooth, jadi tak harus dioperasikan berhadapan langsung dengan TV-nya alias bisa dari arah mana pun (360 derajat).

Smart TV Xiaomi MiTV 4A ini ditenagai oleh prosesor AMLogic 64 bit Quad Core, dengan memori RAM 1GB dan internal 8GB.

Sebagai penghubung ke perangkat lain, tersedia 3 port HDMI dan 2 port USB.

Koneksi internet bisa dilakukan lewat Ethernet atau WiFi.

Smart TV ini juga bisa terkoneksi dengan mudah lewat bluetooth v4.2 ke keyboard , headphone, gamepad atau speaker.

Sementara sistem suaranya didukung oleh sistem surround dts-HD.

Sayangnya, SmartTV ini hanya mendukung resolusi HD (720p).

Smart TV Xiaomi MiTV 4A ini dijual dengan harga 1,999 juta rupiah. 

Di pasaran, Xiaomi berani menantang Smart TV 32 inchi Samsung UA32J4303 yang harganya masih Rp 3,5 juta.

Mi TV 4A baru bisa dipesan (pre-order) mulai Kamis, 6 September 2018 di Lazada.

Sementara secara online, Smart TV ini baru mulai 20 September 2018. 

Sedangkan pembelian secara offline tersedia di seluruh Mi Store di Indonesia mulai 29 September 2018.

Xiaomi Redmi 6 dan Redmi 6A

Meskipun secara desain terlihat sama, namun spesifikasi dua ponsel ini jelas berbeda.

Beberapa aspek yang membuat kedua ponsel ini berbeda, di antaranya, chipset, kapasitas RAM, memori internal, dan kamera yang terpasang.

Redmi 6 dibekali chipset Helio P22.

Sementara pada Redmi 6A, dipasang chipset Helio A22.

Perbedaan chipset ini membuat performa Redmi 6 lebih baik dari Redmi 6A.

Kapasitas RAM Redmi 6 versi reguler pun lebih unggul dengan tersedianya dua varian yakni RAM 3GB dan 4GB dengan masing-masing memori internal 32 dan 64 GB.

Redmi 6A
Redmi 6A (GSM Arena)

Sedangkan Redmi 6A hanya memboyong versi RAM 2GB dengan penyimpanan 16 GB. Padahal saat diumumkan secara global, ponsel ini memiliki dua varian yakni RAM 2 dan 3 GB masing-masing dengan ruang penyimpanan 16 dan 32 GB.

Namun keduanya bisa diperluas dengan slot microSD hingga kapasitas 256 GB.

Redmi 6 memiliki kamera ganda terpatri pada bagian belakang.

Kamera Redmi 6 diposisikan dengan konfigurasi horizontal pada bagian pinggir serta mengusung lensa sebesar 12 megapiksel dan 5 megapiksel.

Sedangkan pada bagian depan terdapat kamera selfie 5 megapiksel.

Berbeda dengan 'kakaknya', Redmi 6A hanya memasang satu kamera belakang dan satu kamera depan dengan sensor 13 megapiksel dan 5 megapiksel.

Kedua model Redmi teranyar ini dibekali dengan baterai berukuran 3.000 mAh yang diklaim punya waktu standby sampai 19 hari.

Namun untuk sisi keamanan, Redmi 6A tak dibekali sensor sidik jari pada bagian punggung.

Perannya akan digantikan oleh fitur face unlock yang tersemat pada bagian kamera depan.

Redmi 6 dan Redmi 6A memiliki varian warna yang sama.

Di antaranya, hitam, gold, dan biru.

Untuk segi harga, Redmi 6A dibanderol lebih murah dibanding Redmi 6.

Redmi 6A untuk kapasitas RAM 2 GB dan penyimpanan 16 GB dibanderol harga Rp 1,249 juta dan mulai dijual pada 10 September di blibli.com dan Mi Store.

Kemudian untuk Redmi 6 versi RAM 3 GB/32 GB dibanderol dengan harga Rp 1,9 juta.

Untuk versi 4 GB/64 GB dijual dengan harga Rp 2,4 juta.

Selain harga, penjualan kedua ponsel tersebut juga berbeda.

Redmi 6 mulai dipasarkan pada 6 September di e-commerce Lazada dan Mi Store.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Musahadah
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved