Rabu, 29 April 2026

Berita Surabaya

Meski Rupiah Melemah, Pedagang Tempe di Sidoarjo dan Surabaya Tetap Jual dengan Harga Normal

Harga tempe tetap stabil, bahkan ukuran tempe tidak ada pengurangan sama sekali

Penulis: Arie Noer | Editor: irwan sy
tribunjatim.com/Arie Noer Rachmawati
Pedagang tempe di Pasar Betro Sidoarjo, Ramadhan (50), Kamis (6/9/2018). 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Arie Noer Rachmawati

SURYA.co.id | SURABAYA - Tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terus berlanjut sampai hari ini. Rupiah yang masih terus tertekan, dampaknya akan terasa terutama di sektor produk-produk dengan bahan baku impor, seperti tempe yang selama ini masih impor kedelai.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) nilai impor kedelai Februari 55,6 juta dollar AS dengan volume 132.427 ton. Impor kedelai mayoritas dari AS yang sebagian digunakan untuk bahan pembuatan tempe.

Namun, pedagang tempe di Pasar Betro Sidoarjo, Ramadhan (50), mengatakan harga tempe saat ini masih tetap stabil, belum ada perubahan. Bahkan, ukuran tempe tidak ada pengurangan sama sekali, masih seperti biasanya.

"Harga tempe sekarang masih di kisaran Rp 5.000 untuk ukuran yang kecil. Sementara Rp 10.000 untuk tempe ukuran besar. Ada juga Rp 3.500," kata Ramadhan, Kamis (6/9/2018).

Dia mengaku, tempe yang dijual merupakan hasil olahannya sendiri di mana bahan bakunya ia peroleh dari Koperasi Kedelai Sepande Sidoarjo.

Dalam sehari ia menjual sekitar 35 kilogram tempe dengan ukuran 2 meter yang ia bagi dalam beberapa ukuran.

"Hanya saja, untung yang diperoleh agak menurun sedikit. Dalam sehari masih sisa tempenya, tidak selalu habis. Sisa tempe itu kalau dirupiahkan Rp 120 ribu-125 ribu," ungkapnya.

Senada dengan Ramadhan, pedagang tempe di Pasar Wonokromo Surabaya, Mudrika (68), mengaku harga tempe yang ia jual masih sama, tidak ada perubahan harga maupun ukuran.

Suami Mudrika, pedagang tempe di Pasar Wonokromo Surabaya, Kamis (6/9/2018).
Suami Mudrika, pedagang tempe di Pasar Wonokromo Surabaya, Kamis (6/9/2018). (tribunjatim.com/Arie Noer Rachmawati)

Tempe yang ia ambil dari distributor harganya masih normal mulai dari Rp 3000 - Rp 5000 per satu potong tempe biasa.

"Masih sama harga seperti biasanya. Dari harga Rp 3.000 - Rp 5000 untuk tempe biasa. Kalau tempe malang ini satu potong Rp 7.500," tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved