Kilas Balik

Detik-detik Benny Moerdani Nekat Damaikan RPKAD & KKO yang Nyaris Bentrok Senjata

Detik-detik Benny Moerdani nekat mendamaikan RPKAD & KKO yang nyaris bentrok senjata. Benny tak bersenjata dan bercelana pendek.

Detik-detik Benny Moerdani Nekat Damaikan RPKAD & KKO yang Nyaris Bentrok Senjata
Youtube
Benny Moerdani (kanan). 

Ternyata sang komandan merupakan teman akrab Benny waktu di Solo.

Dia adalah Mayor Saminu, Komandan Batalyon II Resimen Tjakrabirawa.

Akhirnya, terjadi perbincangan antara dua komandan tersebut.

Benny meminta kepada Saminu agar pasukan KKO tidak keluar asrama, sementara Benny akan menguru pasukan RPKAD yang ada di luar.

"Sudahlah. Jaga pasukanmu, jangan keluar asrama. Saya akan tertibkan anak-anak yang di sana.

Kalau kamu diserang silakan saja, mau nembak atau apa, terserah.

Tapi saya minta jangan ada anggotamu yang keluar asrama," ujar Benny.

Setelah sepakat, Benny bergegas keluar asrama.

RPKAD yang telah siap tempur telah menduduki asrama perawat putri.

Mereka terlihat telah siap melakukan serangan.

Apalagi, saat mendengar kabar kalau Benny, komandan RPKAD, tengah berada di asrama KKO.

Namun, para anggota RPKAD kaget sekaligus bingung.

Bukannya anggota KKO yang keluar, malah Benny yang muncul dan memarahi mereka.

"Sudah, sudah. Pulang kalian semua," teriak Benny.

Benny juga berteriak, meminta RPKAD pulang ke markas, sampai mendorong para tentara tersebut untuk masuk kembali ke dalam truk.

Dalam tulisannya, Julius Pour menggambarkan warga yang melihat kejadian itu kebingungan.

Bingung melihat ada pria berseragam olahraga bersikap garang dan melerai perkelahian antar pasukan elite TNI.

Pria bercelana pendek dan berkaus itu omongannya langsung dituruti pasukan RPKAD.

Mereka tidak tahu, bahwa pria itu adalah Benny Moerdani. (*)

Editor: Tri Mulyono
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved