Berita Surabaya

Satu Tewas dan 6 Orang Keracun Akibat Gas Elpiji Bocor saat Pesta Pernikahan di Manukan, Surabaya

Enam orang terluka terkena sambaran api yang berasal dari bocornya tabung gas elpiji tiga kilogram saat hajatan pernikahan

Satu Tewas dan 6 Orang Keracun Akibat Gas Elpiji Bocor saat Pesta Pernikahan di Manukan, Surabaya
Surya/Mohammad Romadoni
Polisi Polsek Tandes ketika mendatangi lokasi kejadian. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Enam orang terluka terkena sambaran api yang berasal dari bocornya tabung gas elpiji tiga kilogram saat hajatan pernikahan di rumah milik Sujono (60) di Jalan Manukan Gang Makam RT3/10, Kecamatan Tandes Surabaya.

Keenam korban mengalami luka bakar parah.

Keenam korban itu bernama Maimunatun (52) mengalami luka bakar 95 persen, Ummu Kulsum (52) luka bakar 90 persen, Muniroh (48) 95 persen, Tukinem (52) luka bakar 80 peren, Hartatik (55) luka bakar 60 persen dan Abu (60) luka bakar 60 persen.

Sebelumnya keenam korban mengalami luka berat mendapat perawatan di Rumah Sakit Muji Rahayu Surabaya. Sedangkan satu korban dirujuk ke Rumah Sakit BDH Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Tandes, AKP Oloan Manullang menjelaskan para korban telah dirawat di rumah sakit. Informasinya, ada korban meninggal setelah dua hari dirawat di rumah sakit.

"Bukan tabung elpiji yang meledak tapi gas elpiji yang bocor tersulut api sehingga terkena korban. Tabung gas elpiji masih utuh," ujarnya saat dihubungi Surya, Minggu (2/9/2018).

Hingga saat ini pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kejadian ini. Pihaknya sempat kesulitan melakukan penyelidikan lantaran pihak korban tidak melapor. Kejadian ini terjadi pada saat hajatan pernikahan pada Minggu 19 Agustus 2018 kemarin.

"Korban masih ada hubungan keluarga tidak melapor tapi kami melakukan penyelidikan di lokasi kejadian," ungkapnya. .

Foto: Polisi Polsek Tandes ketika mendatangi lokasi kejadian.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved