Persebaya Surabaya
Laga PSBI Blitar vs Persebaya Surabaya Tanpa Penonton, Berikut Model Pengamanannya
Bertanding tanpa penonton ini adalah kesepakatan kedua kesebelasan setelah sebelumnya sempat terjadi tarik ulur waktu dan tempat
Penulis: Khairul Amin | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA – Laga PSBI Blitar kontra Persebaya pada babak 128 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Jala Krida, Bumimoro, Surabaya, Minggu (2/9/2018) sore digelar tanpa penonton.
Bertanding tanpa penonton ini adalah kesepakatan kedua kesebelasan setelah sebelumnya sempat terjadi tarik ulur waktu dan tempat digelarnya pertandingan.
Sejatinya, laga ini adalah laga tunda, yang seharusnya digelar 28 Juni 2018 di stadion Penataran Kota Blitar.
Namun karena faktor izin keamanan, akhirnya digelar di Surabaya.
PSBI Blitar tetap menjadi tuan rumah karena sebagai tim dari kasta lebih rendah (Liga 3).
Meski bermain di Surabaya, laga ini akan dilangsungkan tanpa penonton.
Agar laga ini benar-benar berlangsung tanpa penonton, Fahrizal Arnas, Media officer Asprov PSSI Jatim menuturkan, di laga ini terdapat lima ring pengamanan.
Bahkan, ring pengamanan pertama dari laga ini lakukan sejak sebelum memasuki jembatan seberang menuju kawasan Kodikal AAL, Surabaya.
"Yang pasti ada lima ring penjagaan. Di setiap titik dijaga sekitar 5 personel dari AAL, total terdapat sekitar 50 porsonel dari AAL, post pertama, sebelum jumbtana Kodikal AAL, Surabaya," terangnya saat di temui di Stadion Jala Krida.
"Itu belum lagi dari pihak kepolisian, dari Polres Tanjung Perak," tambahnya.
Dari model pengamanan seperti itu, maka dirinya memastikan lagi ini benar-benar tanpa penonton, menurut Fahrizal.
Hanya ada beberapa undangan dari Internal ALL yang bisa menyaksikan secara langsung.
"Yang bisa memasuki area stadion hanya perangkat pertandingan, selain itu hanya ada undangan Internal AAL," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bonek-persebaya-surabaya_20180719_105151.jpg)