Berita Surabaya

Ussy Sulistiawaty Belajar Katakan 'Iya Boleh' Pada Anak-anaknya

'DANCOW Iya Boleh Camp' sebagai kampanye agar orang tua bisa semakin percaya diri untuk berkata 'iya boleh' demi eksplorasi si kecil.

Ussy Sulistiawaty Belajar Katakan 'Iya Boleh' Pada Anak-anaknya
SURYA.co.id/Delya Octovie
Andhika Pratama, Ussy Sulistiawaty dan Intan Nuraini (tengah) dalam Live Talkshow 'DANCOW Iya Boleh Camp' di atrium utama Royal Plaza, Sabtu (1/9/2018). Ussy dan Intan hadir sebagai Bunda Inspiratif DANCOW sambil berbagi kisah proses mereka membiarkan anak bereksplorasi. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Orang tua bersikap protektif pada anak merupakan hal yang wajar. Tetapi menurut DANCOW Advanced Excelnutri+, sikap tersebut alih-alih baik untuk anak, justru menghalangi tumbuh kembang anak.

Maka dari itu, DANCOW Advanced Excelnutri+ menghadirkan 'DANCOW Iya Boleh Camp' sebagai kampanye agar orang tua bisa semakin percaya diri untuk berkata 'iya boleh' demi eksplorasi si kecil.

"Kami percaya kepercayaan diri orang tua dalam mendukung eksplorasi si kecil berperan penting untuk tumbuh kembangnya, dan melatihnya agar lebih percaya diri. Selain stimulasi, DANCOW Advanced Excelnutri+ juga percaya bahwa nutrisi tepat, serta cinta orang tua merupakan kombinasi yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak," tutur Avin Wiradarma, Brand Manager DANCOW Advanced Excelnutri+ pada acara Live Talkshow bersama DANCOW Parenting Center Expert dan Bunda Inspiratif DANCOW, di Atrium Utama Royal Plaza, Surabaya, Sabtu (1/9/2018).

Acara live talkshow dibawakan oleh Andhika Pratama sebagai MC, dan menghadirkan dua Bunda Inspiratif DANCOW, yakni istrinya, Ussy Sulistiawaty, dan Intan Nuraini.

Meski keduanya telah berkeluarga, baik Ussy maupun Intan sama-sama kesulitan menerapkan 'Iya Boleh' pada anak-anaknya.

Jika Intan sudah mulai menerapkan hal tersebut, Ussy masih sedikit khawatir karena dirinya termasuk ibu yang protektif.

Namun, ia mengaku kini mulai belajar melonggarkan perlindungan pada anak-anaknya.

"Kita tidak boleh apa-apa melarang anak. Harus terbiasa bicara 'iya boleh' tapi dengan catatan, itu harus aman. Bahkan dulu saya sering sekali beda pendapat sama Andhika. Suami saya ingin anak hidup di alam, main hujan, berenang. Saya sering banget melarang. Tetapi sekarang saya tahu memang harus balance antara nutrisi, stimulasi dan cinta," jelasnya.

Menurut Dr. dr. Ariani Widodo, SpA(K), wajar jika orang tua seperti Ussy khawatir anaknya akan sakit jika bermain di luar.

Karenanya, ia menekankan pentingnya perlindungan dari dalam tubuh sebagai pondasi tercapainya tumbuh kembang optimal anak.

Halaman
12
Penulis: Delya Octovie
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved