Berita Surabaya

Kebut Proyek Pengerjaan Jalan Pandegeiling, Pemkot Surabaya akan Tertibkan PKL

Targetnya dalam bulan ini, pengerjalan fisik di Jalan Pandegiling bisa segera selesai.

Kebut Proyek Pengerjaan Jalan Pandegeiling, Pemkot Surabaya akan Tertibkan PKL
surya/fatimatuz zahro
Pekerja di Jalan Pandegiling Surabaya sedang menyelesaikan bagian pembenahan pedestrian, Sabtu (1/9/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Akses lalu lintas dari barat ke timur terus ditambah oleh Pemkot Surabaya. Setelah memfungsikan Jalan Kutai dan Jalan Bengawan, Pemkot akan memaksimalkan fungsi Jalan Pandegiling.

Pasalnya, usai adanya pembebasan lahan dan penggusuran pedagang kaki lima di garis sempadan jalan, Jalan Pandegiling sudah ditambah kapasitas jalannya. Jalan sisi utara tersebut sudah dilebarkan sebanyak 2 meter dan sudah rampung pengasapalannya.

Berdasarkan pantauan Surya, saat ini di lokasi tersebut tengah dikebut untuk penyelesaian bagian pedestrian jalan. Para petugas sedang merapikan pedestrian dan pemasangan keramik dan material untuk pejalan kaki.

"Idealnya akses barat timur ini kan sampai Banyu Urip dan Tandes. Namun saat ini sedang ada penambahan kapasitas di ujung Jalan Pandegiling sampai jembatan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Widyanto, Sabtu (1/9/2018).

Dengan adanya penambahan kapasitas itu, ada distribusi lalu lintas yang selama ini bertumpu di Jalan Dr Soetomo dan Kartini akan juga bisa dimaksimalkan di Jalan Pandegiling.

"Rekayasa lalu lintas sedang kita siapkan. Agar Jalan Pandegiling, bisa ikut menjadi tumpuan selain Jalan Kartini dan Jalan Imam Bonjol," imbuh Irvan.

Targetnya dalam bulan ini, pengerjalan fisik di Jalan Pandegiling bisa segera selesai.

Namun sayangnya ,pelebaran jalan hanya separo dari Jalan Pandegiling. Sedangkan sisanya yang mengarah ke Jalan Banyu Urip masih belum ada pembebasan lahan.

Masih banyak pedagang yang memanfaatkan sempadan jalan untuk berjualan. Bahkan, di ruas perlebaran jalan yang tengah dikerjakan Pemkot, jika malam hari kerap digunakan sebagai pasar tumpah. Dan saat siang hari digunakan untuk parkir kendaraan roda empat.

Menanggapi hal itu, Irvan mengaku akan memberikan perhatian lebih.

"Kami akan koordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan penertiban. Sebab jalan yang sudah dibangun mahal harusnya untuk penambahan kapasitas jalan, bukan untuk jualan," pungkasnya.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved