Berita Jember

Elpiji 3 kg Langka di Jember Padahal Pertamina Kirim Ekstra Dropping, Ini Dugaan Agen

kelangkaan ini disebabkan adanya pergeseran permintaan tabung gas elpiji 3kg karena masyarakat mampu ikut menggunakan.

Elpiji 3 kg Langka di Jember Padahal Pertamina Kirim Ekstra Dropping, Ini Dugaan Agen
surya/erwin wicaksono
Suasana di salah satu depo Elpiji di Jember, diketahui Elpiji di Jember sedang langka 

SURYA.co.id | JEMBER - Sejumlah pedagang makanan di Jember, Jawa Timur mengeluhkan langkanya tabung gas elpiji 3kg.

"Cari tabung gas elpiji 3kg sekarang sulit. Harus muter-muter dulu, kadang juga masih nggak nemu," tutur pedagang makanan di Pujasera Tamara, Arifin, Rabu (29/8/2018).

Ia menambahkan kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg mulai dirasakan sejak tiga minggu lalu. Untuk mendapatkan tabung gas elpiji 3 kg, Arifin mengaku harus mencari hingga ke Kelurahan Gebang atau sekitar 10 Kilometer dari warungnya.

"Mulai tiga mingguan ini langkanya," katanya.

Selain langka, Arifin mengatakan harga tabung gas elpiji 3 kg juga mengalami kenaikan dari semua Rp 18.000, saat ini menjadi Rp 20.000 hingga Rp 22.000.

"Beda-beda tiap warung ada yang Rp 20.000 ada yang Rp 22.000," ucapnya.

Sementara itu, pihak pertamina melalui agen gas elpiji tiga kilogram terus berusaha menstabilkan distribusi tabung gas elpiji 3 kg dengan melakukan ekstra dropping ke pangkalan untuk menghindari kelangkaan.

"Sebenarnya Pertamina selalu melakukan ekstra dropping. Bahkan sejak Idul Fitri lalu," kata pemilik agen PT Dwi Putra Kencana Bakti, H Satip.

Satip menduga, kelangkaan ini disebabkan adanya pergeseran permintaan tabung gas elpiji 3 kg karena masyarakat mampu ikut menggunakan.

Jika biasanya PT Dwi Kencana Bakti mendistribusikan 64.143 tabung untuk 32 pangkalan, namun dengan adanya ekstra droping distribusi bertambah menjadi 74.513 tabung.

"Untuk itu saya mengimbau kepada masyarakat yang mampu agar tidak menggunakan tabung gas elpiji 3kg karena itu untuk masyarakat miskin," ucapnya

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved