Berita Pasuruan

SPAM Umbulan Pasuruan, Target Layani Kebutuhan Air Bersih Hingga 1,3 Juta Warga

Rencananya, proyek ini bisa melayani kebutuhan air bersih bagi 1,3 juta penduduk atau sekitar 31.000 sambungan rumah (SR) baru.

SPAM Umbulan Pasuruan, Target Layani Kebutuhan Air Bersih Hingga 1,3 Juta Warga
surya/galih lintartika
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Winongan, Kabupaten Pasuruan 

Ia tidak menolak ada pemanfaatan Umbulan untuk daerah lain, tapi ya itu, syaratnya, Pasuruan harus juga menerima manfaatnya.

"Saya kira, ada beberapa manfaat yang didapatkan Kabupaten Pasuruan saat ini. Pertama, pemenuhan kebutuhan air bersih, meningkatkan pendapatan PDAM, tidak ada kekeringan di masyarakat, dan meningkatkan potensi daerah Pasuruan itu sendiri," ungkapnya.

Gus Irsyad menjelaskan, Pasuruan sudah mendapatkan beberapa keuntungan.

Pertama, sudah ada Dana Alokasi Khusus (DAK) Rp 40 miliar untuk memenuhi kebutuhan air bersih di tujuh kecamatan.

Bantuan itu dalam bentuk jaringan air bersih, dan bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Setelah itu, ada bantuan tambahan 10 miliar untuk menyempurnakan jaringan pemenuhan kebutuhan air bersih.

Selanjutnya, ada anggaran Rp 40 miliar dari DAK Penugasan.

Semua bantuan anggaran itu akan dilaksanakan langsung oleh pemerintah pusat.

Saat ini sudah proses lelang dan ada juga yang sudah mulai dikerjakan.

Selain itu, ada Rp 237 miliar untuk pembangunan reservoar di enam titik yakni Gempol, Beji, Kraton, Pleret 1, Pleret 2, dan Winongan.

Reservoar ini merupakan tempat penampungan air bersih dalam ukuran besar.

Rencananya, tempat ini akan menjadi penampungan air bersih, jadi saat kekeringan, air di penampungan bisa digunakan.

"Untuk pengerjaannya akan dilakukan Dinas Cipta Karya Kabupaten, saat ini sudah direncanakan. Pemerintah Daerah mendapatkan beban untuk mencari lahan. Saya sudah siapkan Rp 13 miliar untuk pembebasan lahan di calon lokasi yang akan dibangun reservoar ini," tambahnya.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved