Liga Indonesia
Kerap Dipasang Sebagai Bek Tengah Saat Latihan, Ini Kata Dalmiansyah Matutu
Cederanya sejumlah pemain pilar seperti Arthur Cunha dan Purwaka Yudhi memaksa tim pelatih mencari alternatif lain.
Penulis: Akira Tandika | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | MALANG - Arema FC terus mencoba beberapa komposisi pemain dalam beberapa pekan terakhir.
Cederanya sejumlah pemain pilar seperti Arthur Cunha dan Purwaka Yudhi memaksa tim pelatih mencari alternatif lain.
Belakangan nama Jayus Hariono kerap dicoba berduet dengan Israel Wamiau sebagai pemain stoper.
Terkadang, tim pelatih juga mencoba duet Hamka Hamzah dan Israel Wamiau.
Tetapi tak hanya itu, satu nama yang belakangan juga mulai dicoba sebagai stoper adalah pemain muda Dalmiansyah Matutu.
Ia beberapa kali dicoba bermain sebagai stoper. Padahal posisi asli sang pemain adalah striker.
Hal ini tentu saja cukup mengejutkan.
Meskipun sebenarnya sang pemain bukan pilihan utama dari Milan Petrovic.
Namun demikian, sang pemain mengakui tetap menikmati peran barunya tersebut.
Baginya tidak masalah meskipun harus bermain sebagai stoper.
Ia menyebut hal itu ia jadikan pembelajaran saja.
"Malah saat ini saya merasa nyaman bermain sebagai stoper. Saya menikmati saja," ucapnya, Senin (27/8/2018).
Di sisi lain, ini merupakan pengalaman pertamanya bermain sebagai stoper.
Meskipun hanya dalam level latihan, namun baginya hal ini menjadi pengalaman luar biasa.
Ia juga mengakui hal itu membuatnya lebih termotivasi lagi.
"Ini pertama kali saya bermain sebagai stoper. Tapi alhamdulillah tidak terlalu kesulitan juga. Saya justru menikmatinya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/arema-fc_20180827_093624.jpg)