Citizen Reporter

Debat yang Ini Benar-benar Mencari Solusi

Menurut Didin Wahidin, Dirjen Belmawa Dikti, memiliki kemampuan berdebat berarti membuka peluang untuk memiliki pekerjaan yang lebih baik.

Debat yang Ini Benar-benar Mencari Solusi
ist

National University Debating Championship (NUDC) dan Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI) merupakan perhelatan akbar ajang bergengsi yang berlangsung selama seminggu di Universitas Negeri Malang (UM). Acara berakhir Senin (20/8/2018).

Dalam rangka mengakhiri perhelatan akbar itu, diadakan penutupan di Graha Cakrawala UM. Itu sekaligus menjadi pengumuman juara bagi para debater Indonesia.

Upacara penutupan NUDC dan KDMI yang berlangsung mulai pukul 18.00 itu diawali dengan gala dinner dari seluruh peserta. Dalam acara itu juga hadir pimpinan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Pendidikan Tinggi( Dirjen Belmawa Dikti), pimpinan UM, dosen, dan tenaga kependidikan yang terlibat sebagai panitia serta tamu.

Penganugerahan dimulai dengan sambutan Rektor UM. Dalam sambutannya Rofi'uddin selaku rektor UM mengatakan, peserta yang telah menjadi juara merupakan buah dari kerja keras dan bisa menorehkan nama baik Indonesia menjadi lebih baik ke depan.

Itu juga ditegaskan Didin Wahidin, Dirjen Belmawa Dikti. Menurutnya, memiliki kemampuan berdebat berarti membuka peluang untuk memiliki pekerjaan yang lebih baik.

“Itu karena lulusan tidak hanya pandai kognitif, tetapi juga harus pandai soft skill. Maka dari itu NUDC dan KDMI sangat penting karena dapat mempererat koherensi mahasiswa antarbangsa dan memori otak akan bertambah terus,” ungkapnya.

Sebagai inti dari acara penutupan, diumumkanlah juara NUDC dan KDMI 2018. Semua peserta yang berpartisipasi dalam NUDC dan KDMI mendapatkan sertifikat, khusus juara 1 mendapat medali emas, juara 2 mendapat medali perak, dan juara 3 mendapat medali perunggu. Selain itu, mereka juga mendapatkan bantuan dana pembinaan dan piala kejuaraan.

Terdapat dua kategori yang diperebutkan dalam KDMI yaitu lomba debat bahasa Indonesia dan pendebat terbaik.

Ada tujuh kategori yang diperebutkan di ajang NUDC, yaitu Main Draw yang dijuarai Universitas Bina Nusantara, Novice dijuarai Universitas Negeri Medan, Main Draw Speaker dijuarai ITB UI, Main Draw Best Speaker dijuarai ITB, Novice Best Speaker dijuarai Universitas Diponegoro, essay writing competition dijuarai Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, dan Public Speaking competition dijuarai Universitas Pelita Harapan.

Di akhir acara penyerahan penghargaan, dilakukan foto bersama dan para pemenang bersalaman. Itu sebagai wujud sportivitas debater Indonesia.

Riska Febrianti
Mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan
Universitas Negeri Malang
riskafebrianti122@gmail.com

Editor: Endah Imawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved