Selasa, 28 April 2026

Berita Banyuwangi

Diverifikasi Kemendikti, Sekolah Pilot Banyuwangi Selangkah Lagi Jadi Akademi

Kedatangan tim evaluator ini untuk melakukan verifikasi terkait usulan perubahan BP3 Banyuwangi, menjadi akademi sesuai dengan permintaan Kemenhub

Penulis: Haorrahman | Editor: Cak Sur
SURYA.co.id/Haorrahman
Tim verifikasi melakukan evaluasi perubahan status BP3 Banyuwangi menjadi akademi. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek Dikti), melakukan verifikasi ke sekolah pilot, Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbang (BP3) Banyuwangi, Sabtu (25/8/2018).

Verifikasi ini dalam rangka peningkatan status menjadi Akademi Penerbangan Indonesia. Tim evaluasi dipimpin oleh Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti Patdono Suwignjo.

"Kedatangan tim evaluator ini untuk melakukan verifikasi terkait usulan perubahan BP3 Banyuwangi, menjadi akademi sesuai dengan permintaan Kemenhub. Setelah dievaluasi, Kemenristek Dikti menyatakan setuju dan merekomendasikan pendirian Akademi Penerbang Indinesia," ujar Patdono.

Tim melakukan verifikasi aspek pendukung pendirian akademi. Diantaranya legalitas, dosen, kurikulum, sarana dan prasarana, tata keloladan legal formal institusi dari Kemenhub. Rencananya, ada dua program studi yang akan mengisi akademi tersebut, antar lain Program studi Penerbang Sayap Tetap dan program studi Operasi Pesawat Udara.

"Mulai dosen, sarpras sudah memenuhi persyaratan. Kurikulum pendidikan penerbang sudah standar Internasional," ujar Tjitjik Srie Tjahyandari, salah satu tim evaluator dari Kemenristek Dikti.

Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Sri Lestari Rahayu mengatakan perubahan ini akan menjadikan sekolah penerbangan ini menjadi lebih profesional. Karena, ditahun kedepan persaingan sekolah tinggi akan lebih sengit lagi. Sehingga lulusan sekolah ini akan semakin bisa sejajar dengan perguruan tinggi lain.

"Mudah-mudahan sekolah ini akan lebih dikenal. Sementara saat ini kan taruna hanya usulan dari beberapa daerah seperti Papua dan Jatim. Saya pikir nanti masyarakat umum bisa dari hati mendaftar pendidikan yang bisa menjadi pilot dan masih teknisi penerbangan lainnya," kata Sri Lestari.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved