Rabu, 20 Mei 2026

Persebaya Surabaya

Sikap Persebaya Terkait Piala Indonesia Lawan PSBI Blitar

Persebaya menilai, seharusnya PSBI Blitar menjadi tim tuan rumah. Namun pada kenyataanya, PSSI menunjuk Persebaya.

Tayang:
Penulis: Dya Ayu | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Persebaya Surabaya amsih merasa keberatan dengan keputusan PSSI yang menunjuk Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) sebagai tempat pertandingan lawan PSBI Blitar di Piala Indonesia 2018, Kamis (30/8/2018) mendatang. 

Persebaya menilai, seharusnya PSBI Blitar menjadi tim tuan rumah. Namun pada kenyataanya, PSSI menunjuk Persebaya.

Hal ini dinilai kurang adil bagi Persebaya, sebab seharusnya Blitar harus mencari solusi terkait venue untuk menggelar pertandingan di Blitar.

Untuk itu, menurut Candra Wahyudi Manajer Persebaya, hingga kini manajemen masih melakukan komunikasi dengan PSSI agar mencari solusi lain.

"Ini kan berbalik arah, karena seharusnya kita tamu, tapi sekarang menjadi tuan rumah. Bukan keberatan, tapi kami minta pertimbangan dari federasi untuk hal ini. Karena menurut kami yang terbaik seharusnya federasi harus melaksanakan pertandingan ini sesuai regulasi, yang seharusnya Persebaya tim tamu," kata Candra Wahyudi, Jumat (24/8/2018).

Terkait PSBI Blitar yang belum dapat menyiapkan venue untuk menjamu Persebaya ini, Candra menegaskan, PSSI selaku federasi harus bersikap tegas dan menjalankan aturan yang ada.

"Sesuai regulasi, bahwa tuan rumah PSBI tidak bisa melaksanakan kewajibannya sebagai tuan rumah ini PSSI harus mengambil sikap yang adil, tidak serta merta membalikan Persebaya jadi tuan rumah, ini kan prosesnya harus clear juga," ujarnya.

Bagi Persebaya, menjadi tuan rumah bukan perkara mudah. Apalagi seperti diketahui setiap Persebaya tampil, aegala sesuatunya harus disiapkan secara maksimal, terutama soal kemanan.

"Kalau main di Surabaya kan ada beberapa hal yang harus dipersiapkan. Misal ketika kita bikin standart pertandingan Liga 1, itu kan biaya pertandingannya tidak seperti dipertandingan-pertandingan di tempat lain, kita tahu bersama sewa stadion di Surabaya sangat mahal dan lain sebagainya," jelas Candra.

Saat ini, pihaknya mengaku masih terus melakukan koordinasi dengan PSSI terkait venue yang akan digunakan.

Persebaya berharap, PSSI dapat memberikan solusi terbaik. Karena Persebaya menjadi satu-satunya tim di Liga 1 yang belum bermain di Piala Indonesia.

"Kami masih melakukan komunikasi dengan federasi untuk mencari solusi terbaik. Piala Indonesia ini kan tanggun gjawab federasi, jadi kami akan kembalikan ke federasi soal situasi-situasi yang ada di Persebaya. Karena mengurus pelaksanaan pertandingankan tidak segampang yang dibayangkan," tutur mantan Direktur Tim Persebaya Liga 2 2017 lalu itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved