Berita Surabaya

Shireen Sungkar di Gerakan Bersih-bersih Masjid:Orang Salah Paham, Ngepel Pakai Bekas Cucian   

"Pengurus masjid harus diedukasi cara membersihkan yang benar,” tutur Shireen Sungkar di ‘Gerakan Bersih-bersih Masjid Menyambut Idul Adha.

Shireen Sungkar di Gerakan Bersih-bersih Masjid:Orang Salah Paham, Ngepel Pakai Bekas Cucian   
surya/ahmad zaimul haq
Shireen Sungkar (baju cekelat) ikut mengepel di Masjid Al Akbar Surabaya, Senin (20/8/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA – Kebersihan masjid yang identik dengan Rumah Allah menjadi perhatian artis Shireen Sungkar.

Dia lalu bercerita dirinya rutin mengunjungi masjid di sekitar  tempat tinggalnya dan Shireen, lebih suka jika pengurus masjid paham cara membersihkan secara menyeluruh, yakni hingga menghilangkan kuman mikroskopik.

“Sekarang masjid itu ramai, banyak orang yang salat lima waktu. Menurut saya pengurus masjid harus diedukasi cara membersihkan yang benar,” tuturnya dalam acara ‘Gerakan Bersih-bersih Masjid Menyambut Idul Adha Bersama Wipol, Super Pell, dan Vixal di Masjid Al-Akbar Surabaya, Senin (20/8/2018).

Menurut Shireen, masih banyak orang salah paham, dikira mengepel seperti biasa sudah cukup, bahkan beberapa menggunakan air bekas cucian.

Padahal, ia menambahkan, bukan hanya bersih yang menjadi tujuan di rumah ibadah, tapi juga menghilangkan kuman mikroskopik.

“Sebagai orang Islam, kita wajib membersihkan masjid. Kan kita sendiri happy kalau berada di masjid yang bersih dan nyaman. Kalau masjidnya bersih, sekelilingnya juga bersih. Bukan hanya bersih, tapi kumannya hilang,” ujarnya.

Berikut videonya:

Brand Manager Cleaners PT Unilever Indonesia Tbk, Yuliana Safriani, ada dua aspek yang seringkali dilupakan ketika membersihkan rumah maupun masjid, yakni kebersihan yang bebas dari kotoran, serta bebas kuman.

“Maka dari itu Wipol, Super Pell dan Vixal hadir untuk ini. Kalau bersih dari kotoran kan hanya bebas noda dan sampah, tetapi itu kurang afdol kalau tidak bebas kuman. Kalau dua-duanya bisa tercapai, kami berharap bisa tercipta lingkungan bebas penyakit,” jelasnya.

Memasuki musim hujan, Yuliana berharap kuman mikroskopik yang banyak menghuni genangan air bisa menghilang, jika masyarakat sadar akan kebersihan menyeluruh.

PT Unilever Indonesia, Tbk memperingati Hari Raya Idul Adha menggelar  ‘Gerakan Bersih-bersih Masjid’ 2018 yang didukung 50.000  masyarakat.

Gerakan ini terlaksana berkat kerja sama Unilever dan Dewan Masjid Indonesia (DMI), dengan cara memberikan pelatihan intensif bagi marbut dan masyarakat sekitar masjid.

Masyarakat ini diberdayakan untuk menjaga kebersihan 2.000 masjid di Indonesia, termasuk 400 masjid di Jawa Timur.  

Penulis: Delya Octovie
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved