Berita Blitar

Perlintasan KA Liar di Garum Blitar akan Ditutup PT KAI, Ini Alasannya

PT KAI Daop 7 Madiun berencana menutup perlintasan kereta api sebidang tak berizin di wilayah Garum, Kabupaten Blitar.

Perlintasan KA Liar di Garum Blitar akan Ditutup PT KAI, Ini Alasannya
surya/samsul hadi
Petugas PT KAI Daop 7 Madiun mengecek kondisi perlintasan KA sebidang liar di wilayah Garum, Kabupaten Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - PT KAI Daop 7 Madiun berencana menutup perlintasan kereta api sebidang tak berizin di wilayah Garum, Kabupaten Blitar.

Perlintasan sebidang tak berizin itu dianggap membahayakan bagi masyarakat.

"Kami sudah sosialisasi ke warga sekitar. Sekarang tinggal menunggu izin dari Dishub. Kalau Dishub tidak mengizinkan akan kami tutup," kata Manager Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Minggu (19/8/2018).

Lokasi perlintasan sebidang tak berizin itu tidak jauh dari Stasiun Garum.

Perlintasan itu awalnya hanya jalan setapak sebidang dengan perlintasan kereta api yang dibuat warga tanpa izin.

Awalnya, perlintasan itu hanya untuk pejalan kaki.

Lama-kelamaan perlintasan itu dilewati sepeda motor dan mobil.

"Kondisi perlintasan sebidang tak berizin itu mengganggu perjalanan kereta api dan membahayakan masyarakat sendiri," ujarnya.

Dikatakannya, PT KAI baru-baru ini menutup jalan setapak sebidang liar di Desa Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

Jalan setapak sebidang itu ditutup menggunakan bantalan beton untuk menutup akses kendaraan melintas.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved