Sabtu, 9 Mei 2026

Citizen Reporter

Oh My Gethuk!

Pembeli yang baru pertama melihat tampilan getuk itu pasti akan mengira itu roti kekinian sama dengan kue artis yang sedang hits di Kota Malang.

Tayang:
Editor: Endah Imawati

Indonesia memiliki kue tradisional yang beraneka. Namun, seiring perkembangan zaman, kue tradisional mulai tergeser oleh kue-kue modern. Kue artis kekinian yang mulai menjamur di tengah masyarakat dan mengakibatkan kue tradisonal semakin terlupakan serta tidak diminati.

Getuk menjadi salah satu olahan kue tradisional dari singkong yang sudah melegenda. Getuk tradisional diolah dari singkong dan gula merah yang dihaluskan secara manual sehingga serat dan gumpalan singkong rebus masih terasa.

Itu berbeda dengan inovasi getuk kekinian yang dibuat Oh My Gethuk (OMG). Getuk yang diolah dihaluskan dengan sangat lembut serta dibentuk lonjong seperti bolu gulung dan diberi berbagai topping modern seperti Milo, keju, macchiato, dan Taro.

Pembeli yang baru pertama melihat tampilan getuk OMG pasti akan mengira itu adalah roti bolu kekinian sama dengan kue artis yang sedang hits di Kota Malang.

Getuk yang diolah modern membuat orang tertarik. Itu salah satu cara agar konsumen mendekat.
OMG yang beralamat di Jalan Ciliwung, Kota Malang buka pukul 10.00-21.00. Dengan mengusung jargon Indonesian Cassava Cake, OMG membawa perubahan pada getuk di Indonesia. Getuk modern itu dibanderol Rp 55.000.

Gethuk Milo merupakan perpaduan getuk cokelat dan vanilla yang sangat lembut serta ditaburi lelehan cokelat yang begitu tebal. Gethuk Macchiato merupakan perpaduan getuk mocca dan vanilla dengan topping lelehan cokelat mocca premium dan potongan almond.

Gethuk Taro merupakan perpaduan getuk singkong dan getuk ubi ungu dengan topping Taro Sprinkle. Gethuk Cheese merupakan perpaduan getuk cream cheese dan getuk vanilla dengan topping cokelat putih dan parutan keju.

“Tampilan getuk OMG membuat saya suka, apalagi dengan pilihan topping yang bermacam-macam. Itu berbeda dengan getuk biasanya yang topping-nya hanya parutan kelapa. Saya yang sebenarnya tidak suka getuk, sekarang menjadi suka karena olahan baru ini,” ujar Firda Alfiana, dosen IKIP Budi Utomo Malang, Minggu (30/8/2018).

Dari keempat varian yang ada, Gethuk Milo dan Gethuk Taro menjadi favorit pembeli. Gethuk itu dapat bertahan selama dua hari dalam suhu ruangan dan empat hari dalam suhu lemari es. Pecinta kuliner kue tradisional wajib merasakan nikmatnya getuk OMG karena menjanjikan rasa modern.

Raras Kartika Sari
Dosen IKIP Budi Utomo Malang
raraskartikasari@gmail.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved